Choky Sitohang: Punya Wajah Tampan dan Karismatik Tidak Cukup
Edi Santoso |
Insertlive
Jakarta
-
Choky Sitohang dulu dikenal sebagai salah satu presenter terkenal di Indonesia yang membawakan sejumlah acara populer di beberapa televisi Indonesia.
Ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Selasa (7/5), Choky pun membagikan tips dan pengalaman sebagai pembawa acara andal.
Selain pengalaman yang panjang, Choky juga membagikan tips yang membuat seorang presenter berhasil, yakni memiliki suara yang khas dan familiar di telinga pemirsa.
"Ada satu hal yang membuat orang langsung familiar, belum muncul wajahnya, namun ketika dia melakukan voice over orang udah tahu itu siapa. Saya bersyukur saya punya karakter visual itu," sambung pria 36 tahun tersebut.
Ayah dua anak itu juga menegaskan bahwa memiliki wajah tampan dan karismatik saja tidaklah cukup. "Ya. Bukan hanya ganteng, cakep, karismatik, bukan, tapi bagaimana kita bisa memainkan mimik wajah, body gesture, atau body language kita, sehingga ini menjadi satu kesatuan utuh ketika kita sedang menghibur orang," tegasnya
Terakhir, Choky juga membeberkan bahwa kemampuan verbal juga sangat dibutuhkan oleh seorang presenter.
"Terakhir, ada verbal. Ada banyak presenter, tapi hanya sedikit yang ngomongnya berkualitas, hanya sedikit yang ngomongnya efektif dan efisien, namun menginspirasi," pungkasnya.
(doa/syf)
Loading ...
Ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Selasa (7/5), Choky pun membagikan tips dan pengalaman sebagai pembawa acara andal.
Advertisement
Foto: Marianus HarmitaChoky Sitohang |
Selain pengalaman yang panjang, Choky juga membagikan tips yang membuat seorang presenter berhasil, yakni memiliki suara yang khas dan familiar di telinga pemirsa.
"Ada satu hal yang membuat orang langsung familiar, belum muncul wajahnya, namun ketika dia melakukan voice over orang udah tahu itu siapa. Saya bersyukur saya punya karakter visual itu," sambung pria 36 tahun tersebut.
Ayah dua anak itu juga menegaskan bahwa memiliki wajah tampan dan karismatik saja tidaklah cukup. "Ya. Bukan hanya ganteng, cakep, karismatik, bukan, tapi bagaimana kita bisa memainkan mimik wajah, body gesture, atau body language kita, sehingga ini menjadi satu kesatuan utuh ketika kita sedang menghibur orang," tegasnya
Terakhir, Choky juga membeberkan bahwa kemampuan verbal juga sangat dibutuhkan oleh seorang presenter.
"Terakhir, ada verbal. Ada banyak presenter, tapi hanya sedikit yang ngomongnya berkualitas, hanya sedikit yang ngomongnya efektif dan efisien, namun menginspirasi," pungkasnya.
(doa/syf)
Foto: Marianus Harmita