10 Anime Pendek Paling Laris Sepanjang 2026
10 Anime Pendek Paling Laris Sepanjang 2026
Kepopuleran anime terus menunjukkan eksistensinya dan selalu berhasil mencuri perhatian di setiap masa.
Fenomena ini tidak hanya ramai di kalangan komunitas penggemar anime saja, tetapi juga merambah hingga ke masyarakat luas. Visual yang ciamik serta alur cerita yang menarik sukses menjadi daya tarik bagi para penonton baru.
Dari deretan anime yang telah rilis, anime berdurasi pendek kini juga semakin diminati. Alur cerita yang mudah diikuti menjadikan anime pendek ini laris di kalangan penggemar lama maupun baru.
Meski baru memasuki pertengahan tahun, sejumlah judul tercatat telah meraih popularitas tinggi dengan jumlah penonton yang banyak. Berikut 10 anime pendek paling laris sepanjang 2026.
1. Evangelion 30th Anniversary Special Screening
Anime lawas Evangelion kembali menjadi tayangan viral di tahun 2026. Pada bulan Maret lalu, studio Khara selaku rumah produksi merilis anime pendek spesial bertajuk Evangelion 30th Anniversary Special Screening secara online dalam rangka perayaan 30 tahun seri anime Neon Genesis Evangelion.
Dalam cerita singkat tersebut, dua versi karakter Asuka dari universe berbeda akhirnya bertemu. Di sini, keduanya bekerja sama untuk mencari akhir kebahagiaan setelah peristiwa tragis yang terjadi pada film The End of Evangelion.
2. Kotaro Lives Alone
Kotaro Lives Alone menjadi anime pendek pertama yang sangat populer sejak tanggal perilisannya hingga tahun ini. Kehadiran karakter utama yang sangat menggemaskan menjadi daya tarik yang kuat bagi serial ini.
Anime ini berkisah tentang seorang balita bernama Kotaro Sato yang hidup secara mandiri di sebuah apartemen. Para tetangganya, termasuk Karino, mulai menaruh perhatian pada Kotaro. Merasa peduli pada keadaan bocah tersebut, Karino berinisiatif menjaga Kotaro untuk berjaga-jaga apabila sesuatu terjadi padanya.
3. Frieren: Beyond Journey's End Season 2
Anime pendek Frieren kembali menjadi tontonan populer di tahun ini sejak perilisan musim keduanya di awal tahun ini. Anime berjumlah 10 episode ini telah resmi tamat pada 27 Maret 2026 lalu. Berakhirnya serial ini tidak menyurutkan antusiasme penonton yang hingga kini masih ramai memperbincangkan alur ceritanya.
Pada musim keduanya, serial ini melanjutkan perjalanan emosional sang penyihir elf, Frieren, menuju wilayah utara. Setelah lulus ujian Penyihir Kelas Satu, ia bersama Fern dan Stark akan dihadapkan pada banyak hal baru, termasuk pertempuran sengit melawan pasukan iblis yang masih tersisa.
4. Hell's Paradise
Hell's Paradise juga menjadi anime pendek selanjutnya yang kembali populer usai penayangan musim keduanya pada Maret 2026 lalu. Sementara itu, episode pertamanya yang berjumlah 13 episode sudah rilis pada tahun 2023 silam.
Kisah serial ini berfokus pada Gabimaru, sosok ninja terkuat yang diancam hukuman mati. Untuk menghindari hukuman tersebut, ia harus menemukan ramuan keabadian di pulau misterius yang dipenuhi monster berbahaya. Musim kedua dari serial ini akan melanjutkan perjalanan Gabimaru di Shinsenkyo.
5. Mr. Villain's Day Off
Meski dirilis pada tahun 2024, serial yang satu ini juga menjadi tayangan menarik pada tahun 2026. Mr Villain's Day Off merupakan serial bergenre slice-of-life berpadu komedi yang dimuat dalam 12 episode.
Serial produksi studio Shin-Ei Animation dan SynergySP ini mengikuti keseharian anggota organisasi jahat yang sangat unik. Saat hari libur, ia menghabiskan waktunya untuk melakukan aktivitas sederhana yang membahagiakan, seperti membeli es krim, mengunjungi kebun binatang, dan kegiatan lainnya yang sangat berbanding terbalik dengan pekerjaannya.
6. Barakamon
Serial slice-of-life selanjutnya juga datang dengan tajuk Barakamon dengan alur yang diwarnai komedi ringan. Alur ceritanya yang sederhana menjadikan anime ini tontonan ringan terbaik sepanjang 2026.
Barakamon menceritakan tentang Seishuu Handa, seorang kaligrafer muda yang diasingkan ke sebuah pulau terpencil usai terlibat konflik. Sei kesulitan beradaptasi sebab pulau tersebut penuh dengan kekacauan. Hidupnya perlahan berubah setelah bertemu seorang anak hiperaktif bernama Naru. Ia pun mulai menemukan kembali jati dirinya seiring berjalannya waktu.
7. Takopi’s Original Sin
Takopi’s Original Sin masih menjadi serial pendek populer yang banyak ditonton di tahun 2026. Makna kelam di balik alur ceritanya kerap menjadi perbincangan di kalangan penggemar anime.
Serial yang dikemas dalam enam episode ini menceritakan tentang Takopi, sosok alien gurita yang turun ke bumi untuk menyebarkan kebahagiaan. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Shizuka Kaze, seorang gadis yang hidup dalam penderitaan. Takopi pun berusaha membahagiakan Shizuka meski dihadapkan pada emosi manusia yang rumit.
8. Dorohedoro
Dorohedoro merupakan serial yang diadaptasi dari manga karya Q Hayashida. Anime ini kembali menjadi sorotan setelah kabar perilisan season keduanya yang dirumorkan jatuh pada musim semi 2026 mendatang.
Anime dark fantasy berjumlah 12 episode ini menceritakan tentang Kaiman, sosok pria berkepala reptil yang kerap kehilangan ingatan. Ia berubah menjadi sosok reptil humanoid tersebut akibat sebuah sihir misterius. Sebagai bentuk balas dendam, ia berusaha menemukan pelaku yang mengutuknya.
9. Death Parade
Death Parade merupakan serial psikologis-thriller yang kembali menjadi tontonan ramai di tahun 2026. Serial yang dikemas dalam 12 episode ini berkisah tentang bar misterius yang menjadi tempat singgah roh manusia.
Dalam bar tersebut, ada sebuah permainan yang dapat menentukan nasib jiwa manusia setelah kematian. Bar itu diawasi oleh Decim, seorang bartender yang juga juri dari permainan tersebut.
10. Oshi no Ko
Oshi no Ko kembali menjadi tayangan populer setelah perilisan musim ketiganya pada Januari 2026 lalu. Serial ini mengupas sisi gelap industri hiburan Jepang yang berfokus pada dua karakter kembar utama, yaitu Aqua dan Ruby Hoshino.
Pada musim ketiga ini, fokus ceritanya akan beralih pada ambisi Ruby Hoshino dalam mengejar impiannya menjadi seorang idola papan atas. Di sisi lain, Aqua tetap terpaku pada rencana balas dendamnya yang semakin intens dan berpotensi menimbulkan ketegangan dan konflik emosional.
(Astrid Riyani Atmaja/arm)