Bintangi 'Lastri: Arwah Kembang Desa', Hana Saraswati Ungkap Hal Paling Berkesan
Hana Saraswati kembali ke layar lebar dengan membintangi film Lastri: Arwah Kembang Desa.
Di film horor yang diangkat dari legenda urban di Lumajang ini, Hana berperan sebagai Lastri, seseorang wanita yang meninggal secara tragis dan arwahnya gentayangan meneror desa.
Meski film ini adalah film horor yang menegangkan, suasana syutingnya justru berbanding terbalik. Hana mengaku suasana syutingnya hangat dan kekeluargaan.
Hana mengaku para pemain lain yang sebelumnya sudah berteman sebelumnya mau membaur dan terbuka dengan kehadirannya.
"Ini pengalaman yang nggak akan pernah aku lupakan karena sudah dibilang ya ini tuh semuanya satu geng, semuanya bersahabat dan bisa dibilang aku tuh salah satu dari segelintir outsider yang masuk ke geng mereka nih," ungkap Hana dalam gala premier dan konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
"Tapi entah kenapa rasanya kayak rasanya kita langsung klop aja dan aku nggak merasa aku outsider sama sekali. Jadi untuk chemistry building, untuk semuanya itu memang aku nggak ngerasa ada keberatan karena memang teman-teman di sini semuanya open," lanjutnya.
Tidak hanya pemain, kru produksi juga ramah dan membangun chemistry sehingga proses syuting berjalan menyenangkan.
"Mulai dari cast, mulai dari kru juga kita chemistry-nya tuh dapat banget gitu karena kalau bermain tuh nggak cuma chemistry antara pemain ya tapi kita harus ada chemistry sama sutradara juga kita harus ada chemistry juga sama DOP. Jadi semuanya tuh harus hidup gitu," tutupnya.
Film Lastri: Arwah Kembang Desa yang akan tayang pada 16 Juli mendatang berkisah tentang arwah Lastri (Hana Saraswati) yang gentayangan meneror desa setelah meninggal secara tragis, berinteraksi dengan sosok Turenggo (Gary Iskak) yang misterius.
Film ini menjadi film terakhir yang dibintangi oleh Gary Iskak sebelum meninggal dunia pada akhir November 2025 lalu.