Trailer Baru Film 'The Odyssey' Garapan Christopher Nolan Ramai Dikritik, Ada Apa?
Trailer Baru Film 'The Odyssey' Garapan Christopher Nolan Ramai Dikritik, Ada Apa?
Film terbaru garapan Christopher Nolan, The Odyssey, menjadi salah satu rilisan paling ditunggu tahun ini. Hal ini mengingat Christopher Nolan selalu berhasil memproduksi film dengan kualitas tinggi dan memenangkan berbagai penghargaan.
Namun usai trailer baru The Odyssey rilis jelang penayangan perdananya di layar lebar pada 17 Juli 2026, film ini justru menuai berbagai kritikan dan ramai mendapatkan hujatan di media sosial.
Akun resmi Universal Pictures selaku rumah produksi The Odyssey bahkan mengunci kolom komentar unggahan trailer terbaru film tersebut di X usai ramai mendapatkan kritik.
Menurut data di YouTube, trailer terbaru The Odyssey mencatat angka tidak suka (dislike) yang jauh lebih besar dibandingkan suka (like). Perbedaan angka keduanya pun hampir sembilan kali lipat, yakni 588 ribu dislike dan 66 ribu like.
Lantas apa sebenarnya alasan The Odyssey garapan Christopher Nolan menarik begitu banyak kritik? Berikut merupakan ulasannya.
Aktor dan Aktris Tak Sesuai Tokoh Asli
Sumber kritik ini bermula dari keputusan pemilihan pemain yang dianggap sebagian penonton mengorbankan akurasi sejarah dan mitologi Yunani demi pendekatan modern. Meski Matt Damon sebagai Odysseus cenderung diterima, sebagian pemain lain justru memicu perdebatan panjang.
Beberapa di antaranya adalah Lupita Nyong’o yang ditunjuk untuk memerankan Helen of Troy. Sang aktris dianggap tak sesuai dengan peran yang dilakoni karena sejumlah penonton meyakini bahwa Helen of Troy merupakan keturunan Kenya-Meksiko menurut gambaran historis.
Penonton juga memprotes aktor Elliot Page yang didapuk peran Sinon. Elliot Page yang merupakan seorang transgender kemudian menuai perdebatan di media sosial. Selain itu, ada pula protes soal ketinggian fisik tokoh yang tidak sesuai.
Aktor Himesh Patel yang merupakan keturunan India juga menuai protes ketika ia ditunjuk untuk memerankan Eurylochus. Patel dianggap tidak merepresentasikan latar Eurylochus yang merupakan keturunan Yunani kuno.
Christopher Nolan juga membuat penonton bertanya-tanya usai menunjuk rapper Travis Scott untuk memerankan Homer. Pilihan tak lazim ini menimbulkan protes di kalangan penonton yang ingin menyaksikan aktor dan aktris profesional.
Penggunaan Istilah Modern
Selain pemain yang dianggap tak sesuai karakter, muncul pula kritikan soal penggunaan istilah modern yang ditampilkan dalam trailer. Ungkapan modern seperti ‘Daddy’ dan ‘Let’s go!’ di tengah latar Yunani kuno dianggap merusak nuansa autentik cerita.
Kontroversi seputar The Odyssey semakin memanas kala Elon Musk ikut mengomentari proyek tersebut. Ia menuding Christopher Nolan dengan sengaja mengambil berbagai keputusan kontroversial demi mengejar penghargaan.
Matt Damon di The Odyssey/ Foto: Instagram |
Sementara di sisi lain, Lupita Nyong’o menuai sorotan usai menyebut sosok Homer sebagai sosok misoginis, menyinggung waktu layar karakter tersebut yang sedikit dan membandingkannya dengan waktu layar karakter perempuan.
Akibatnya, tak sedikit yang mengkritik Lupita Nyong’o karena sang aktris dinilai telah menghina sebuah sastra klasik berusia hampir 2.800 tahun.
Representasi Etnis Dianggap Tidak Akurat
Kontroversi makin membesar ketika terungkap bahwa sebagian proses syuting The Odyssey dilakukan di Yunani. Tak hanya itu, proyek ini juga mendapatkan subsidi sebesar 6,6 juta Euro dari Kementerian Kebudayaan Yunani.
Sejumlah media juga menyoroti perdebatan representasi etnis hingga membuat isu ini mencuat ke ranah internasional. Meski demikian, tak semua akademisi sepakat dengan kritik terkait hal ini.
Profesor Univesitas Brown, Yanis Hamilakis menilai anggapan yang menyebut semua masyarakat Yunani kuno berkulit putih merupakan kesalahpahaman sejarah. Pernyataan ini menjadi salah satu argumen utama bagi pihak yang membela pemilihan aktor untuk karakter film ini.
Namun terlepas dari berbagai polemik yang ada, The Odyssey justru mendapatkan sambutan luar biasa dari kritikus setelah penayangan perdananya di London pada Senin (6/7).
Banyak yang kemudian menyebut film garapan Christopher Nolan itu sebagai salah satu pencapaian sinematik terbaik. Matt Damon sebagai Odysseus juga mendapatkan banyak pujian hingga disebut bisa masuk dalam nominasi aktor terbaik Oscar.
The Odyssey menjadi saga epik yang menampilkan kisah Raja Odysseus menurut karya sastra dari Homer yang mengambil latar waktu setelah Perang Troya.
(asw/fik)
Matt Damon di The Odyssey/ Foto: Instagram