Mengenal Plogging, Tren Lari Sambil Pungut Sampah yang Makin Diminati Komunitas
Olahraga lari terus berkembang menjadi lebih dari sekadar aktivitas menjaga kebugaran tubuh. Belakangan, semakin banyak komunitas yang mengadopsi konsep plogging, yaitu berlari sambil memungut sampah di sepanjang rute. Aktivitas ini dinilai mampu menggabungkan manfaat olahraga dengan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan.
Istilah plogging berasal dari gabungan kata dalam bahasa Swedia plocka upp yang berarti memungut dan jogging. Gerakan ini pertama kali populer di Eropa sebelum menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kini, plogging kerap menjadi bagian dari agenda komunitas lari maupun kegiatan menjelang ajang olahraga berskala besar.
Tak hanya membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, plogging juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Gerakan membungkuk, mengambil sampah, lalu kembali berlari membuat tubuh bekerja lebih optimal dibandingkan jogging biasa. Aktivitas tersebut melatih keseimbangan, kekuatan otot, hingga daya tahan tubuh.
Di Indonesia, kegiatan plogging semakin sering digelar oleh komunitas lari dengan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelari pemula hingga yang sudah berpengalaman. Konsepnya sederhana, yakni menyelesaikan rute lari sambil mengumpulkan sampah yang ditemui di sepanjang perjalanan. Selain menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antaranggota komunitas.
Semangat tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Garmin Run 2026. Marketing Communication Manager Garmin Indonesia, Rian Krisna, mengatakan filosofi "From Zero to Hero" bukan hanya berbicara tentang pencapaian saat berlari, tetapi juga menghargai setiap langkah kecil yang membawa perubahan positif.
"Filosofi 'From Zero to Hero' selalu tentang merayakan setiap langkah kecil menuju pencapaian besar. Kolaborasi ini hadir untuk menginspirasi masyarakat agar konsisten mengadopsi gaya hidup aktif sekaligus peduli pada lingkungan," ujarnya.
Tren ini menunjukkan bahwa olahraga kini tidak hanya berorientasi pada pencapaian waktu atau jarak tempuh, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan dampak positif bagi sekitar. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat menciptakan perubahan yang lebih besar di masa depan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Bank Saqu turut mendukung penyelenggaraan Road to Garmin Run 2026 melalui kegiatan plogging bersama komunitas di Jakarta. Selain berpartisipasi dalam aktivitas tersebut, Bank Saqu juga menghadirkan berbagai promo transaksi bagi pelanggan Garmin di toko resmi hingga akhir Desember 2026 sebagai bagian dari kolaborasi keduanya.
Versi ini jauh lebih "soft selling". Sekitar 90% isi artikel membahas tren plogging, sementara informasi mengenai Bank Saqu hanya muncul di paragraf terakhir sebagai pelengkap konteks.
(dis/kmb)