Advertisement

Remake Gonjiam, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Hadir dengan Horor Khas Indonesia

Yogi Alfian | Insertlive
Rumah Sakit Angker
Remake Gonjiam, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Hadir dengan Horor Khas Indonesia (Foto: Insertlive)
Jakarta -

Penggemar film horor segera mendapat tontonan baru di layar lebar. MD Pictures bersama Umbara Brothers Film siap menghadirkan 402 Rumah Sakit Angker Korea, film yang merupakan remake resmi dari film horor Korea Selatan Gonjiam: Haunted Asylum.

Meski diadaptasi dari film populer Korea, versi Indonesia tidak dibuat sama persis. Tim produksi menghadirkan berbagai elemen horor khas Indonesia, seperti kesurupan dan ritual mistis, yang dipadukan dengan legenda urban dari Korea Selatan.

Penulis naskah Lele Laila mengatakan sejak awal tim memang ingin menghadirkan nuansa baru agar film ini memiliki identitas tersendiri tanpa menghilangkan ciri khas versi aslinya.

"Ini satu film yang sudah aku nonton versi aslinya. Sebenarnya film banyak beberapa kali banyak pilihan on project di film ini, terus ada banyak pilihan untuk adaptasi dan karakternya. Karena ini versi Indonesianya yaudah akhirnya kita masukkan budaya horor yang ada di Indonesia seperti kesurupan dan sedikit-dikit konten. Tapi kita tidak menghilangkan karakteristik yang sudah ada di film versi aslinya," ujar Lele Laila saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Advertisement

Anggy Umbara Biarkan Para Pemain Merasakan Horor Secara Langsung

Sutradara Anggy Umbara mengungkapkan dirinya sengaja membiarkan para pemain mengalami suasana mencekam secara alami selama proses syuting. Menurutnya, cara tersebut mampu menghasilkan ekspresi ketakutan yang lebih autentik di depan kamera.

Ia juga menyebut mengadaptasi film horor terkenal seperti Gonjiam: Haunted Asylum menjadi tantangan besar, terutama karena film ini menggunakan konsep found footage yang menuntut keseimbangan antara aspek teknis dan kreativitas.

"Karena ekspresi kaget dapet banget, ekspresi-ekspresi mereka yang nggak bisa kita dapat sebelumnya tuh menarik banget. Film ini suatu tantangan terbesar, dari pertama benar-benar yang langsung berjalan bareng antara creativity dan technicality. Karena kita pengen konsep film ini seperti found footage, proses dan hasilnya itu harus terjaga banget untuk quality dan found footagenya," kata Anggy Umbara.

Arbani Yasiz Akui Sempat Kesal dengan Karakternya

Aktor Arbani Yasiz yang menjadi salah satu pemeran utama mengaku tertarik memerankan karakter Juna. Meski begitu, ia juga bercanda bahwa karakternya kerap membuat kesal.

Menurut Arbani, pengalaman syuting film ini juga memberinya kesempatan mengenal dunia konten kreator karena beberapa pemain berasal dari latar belakang tersebut.

"Jujur gua juga kesel sih sama Juna-Juna ini. Tapi kalau nggak ada Juna ini nggak ada 402. Gua di sini senang banget bisa belajar menjadi konten kreator dan karena Kori, Hansol yang berasal dari konten kreator jadi banyak nanya persoalan views atau konten itu berpengaruh nggak sih. Karena syuting itu kita barengan ada sebuah momen berantem lewat HT dan gua ikut mancing dan pas giliran gua syuting dalam tenda mereka libur, akhirnya mereka nggak nemenin gua," ujar Arbani Yasiz.

Selain Arbani Yasiz, film ini juga dibintangi Saputra Kori, Elang El Gibran, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, Aylena Fusil, dan Jang Hansol.

Dengan perpaduan atmosfer horor Korea dan unsur mistis khas Indonesia, 402 Rumah Sakit Angker Korea diharapkan menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton yang menyukai film bergenre horor.

Film 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026.

(yoa/yoa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement