3 Ikan yang Tak Sehat untuk Dimakan, Nomor 3 Paling Disukai Orang Indonesia
Ikan menjadi salah satu menu lauk yang mengandung banyak manfaat baik untuk tubuh.
Bukan hanya mengandung protein tinggi dan vitamin, ikan disukai banyak orang karena proses memasaknya yang mudah. Mulai di goreng, pepes, hingga diolah ke dalam jenis masakan berkuah.
Rutin mengonsumsi ikan sangat bagus untuk tubuh karena kaya akan asam lemak omega-3. Lemak sehat ini seperti bahan pelumas yang membantu organ vital bekerja lebih baik.
Omega-3 juga bekerja untuk menurunkan lemak jahat, menjaga detak jantung agar tetap stabil hingga memiliki sifat anti-radang yang baik. Meski begitu, ternyata ada lo tiga ikan yang memberikan efek kurang baik bagi tubuh jika terlalu sering dikonsumsi.
Boleh saja mengonsumsi ikan-ikan tersebut, tapi sebaiknya dibatasi. Dari tiga jenis ikan itu, ada paling disukai masyarakat Indonesia dan banyak dijual di pinggir jalan. Berikut daftarnya.
Tuna
Tuna woku atau sushi tuna menjadi beberapa santapan populer dari ikan ini. Tuna mengandung omega-3 tinggi.
Namun, ikan ini memiliki risiko paparan merkuri. Jika berlebihan, paparan ini dapat menyebabkan gangguan kognitif dan masalah kesehatan lainnya.
Nila
Ikan yang biasanya digoreng ini menjadi sumber protein tanpa lemak. Namun, ikan ini harus dibatasi konsumsinya.
Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan polutan berbahaya dan menghindari reaksi alergi. Nila biasanya dibudidayakan di kolam tertutup, jika pakannya buruk ikan bisa menyerap racun.
Lele
Terakhir adalah lele, ikan yang paling populer dan disukai oleh masyarakat Indonesia. Lele memiliki manfaat untuk kesehatan seperti mencegah anemia, jaga kesehatan jantung hingga mendukung pertumbuhan dan perbaikan otot.
Namun, ikan lele biasanya dibudidayakan di perairan yang tercermar. Sehingga ikan ini mengandung bahan kimia dan antibiotik yang berbahaya untuk tubuh.
(agn/and)