Mimpi Atlet Muda Kini Punya Jalan Baru Menuju Panggung Internasional
Setiap atlet hebat selalu memulai perjalanan dari mimpi yang sederhana. Sayangnya, tidak semua talenta muda memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pembinaan, dukungan, dan panggung yang bisa membawa mereka berkembang lebih jauh.
Asia Tenggara dikenal memiliki banyak atlet berbakat di berbagai cabang olahraga. Dengan jumlah penduduk usia produktif yang sangat besar, kawasan ini menyimpan potensi luar biasa. Namun, banyak talenta muda yang masih kesulitan mendapatkan akses menuju pembinaan profesional dan kesempatan tampil di level yang lebih tinggi.
Melihat kondisi tersebut, TCP Group bersama PT Aktif Energi Indonesia (AEI) menghadirkan sebuah program pengembangan atlet muda bertajuk Kratingdaeng Red Bull Next Generation. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan jangka panjang yang membuka peluang bagi generasi atlet masa depan.
"Inisiatif ini dirancang bukan hanya sekadar program pencarian bakat biasa. Melainkan sebagai wadah pembinaan jangka panjang, program ini ditujukan bagi para atlet berusia 18 hingga 25 tahun dari berbagai cabang olahraga, baik olahraga konvensional maupun bidang yang sedang berkembang di kalangan anak muda," ujar Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri, saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).
Program ini memberikan kesempatan bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun karakter yang dibutuhkan dalam perjalanan karier mereka.
Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI), Arif Ritonga, mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Indonesia.
"Jujur AEI sendiri bangga memimpin platform ini dan menghadirkan lebih dekat kepada para atlet Indonesia. Sekaligus membantu menciptakan lebih banyak visibilitas dan peluang generasi talenta olahraga berikutnya di seluruh negeri. Dan ini bisa menginspirasi ambisi perkembangan mereka semua," ujar Arif Ritonga.
Menariknya, proses seleksi tidak hanya melihat jumlah medali atau gelar juara yang sudah diraih peserta. Program ini lebih menekankan semangat belajar, konsistensi, serta komitmen untuk terus berkembang.
"Yang utama bagi kita adalah pola pikir dan komitmen untuk terus berkembang, bukan seberapa mereka terkenal mereka saat ini. Dan program ini adalah tentang menemukan atlet-atlet tersebut lebih awal, mendukung mereka pada saat yang paling penting, dan membantu mereka membuka berbagai kemungkinan baik dalam olahraga maupun di luar olahraga," ungkap Siguard Meiche.
Konferensi Pers Red Bull Next Generation/ Foto: Insertlive |
Pendekatan ini membuat perjalanan setiap atlet menjadi bagian penting dari program. Proses latihan, tantangan yang dihadapi, hingga perkembangan mereka akan didokumentasikan sebagai cerita inspiratif yang dapat memotivasi generasi muda lainnya.
Tidak hanya untuk cabang olahraga konvensional, program ini juga terbuka bagi berbagai disiplin lain yang sedang berkembang, termasuk esports, baik untuk atlet individu maupun tim. Hal ini menunjukkan bahwa setiap talenta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan dikenal lebih luas.
Saat ini, pendaftaran telah dibuka bagi atlet Indonesia dan Malaysia berusia 18 hingga 25 tahun dari seluruh cabang olahraga. Kelompok pertama peserta Red Bull Next Generation dijadwalkan mulai menjalani program pada Agustus 2026.
Melalui inisiatif ini, Red Bull Next Generation diharapkan menjadi ruang baru bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, memperluas peluang, dan melangkah lebih dekat menuju impian mereka menjadi bintang olahraga masa depan.
(yoa/yoa)
Konferensi Pers Red Bull Next Generation/ Foto: Insertlive