Advertisement

Fakta Baru MCU Terungkap, Iron Man Ternyata Seharusnya Mati Lebih Cepat

asw | Insertlive
Cuplikan adegan di Iron Man 3.
Fakta Baru MCU Terungkap, Iron Man Ternyata Seharusnya Mati Lebih Cepat/Foto: dok. Marvel Studios
Jakarta -

Kematian Iron Man alias Tony Stark saat mengorbankan diri untuk mengalahkan Thanos di film Avengers: Endgame menjadi salah satu adegan paling menyedihkan dalam sejarah semesta Marvel alias Marvel Cinematic Universe (MCU).

Namun ternyata, sutradara Joe Russo sempat berencana untuk 'membunuh' Iron Man di film yang berbeda.

Lewat wawancara terbaru dengan CBR, Joe Russo memberikan konfirmasi untuk rumor yang menyebut bahwa tim produksi Marvel sempat mempertimbangkan untuk membuat Iron Man mati lebih cepat di film Avengers: Infinity War.

Menurut Russo, alasan utama tim produksi memikirkan kisah alternatif ini adalah untuk menaikkan tensi cerita secara ekstrem sekaligus menunjukkan kepada penonton betapa bahayanya Thanos sejak awal.

Advertisement

"Di ruang kreatif, kami selalu mengeksplorasi segala sudut pandang. Prinsip kami adalah 'ide terbaik yang menang'. Kami mencoba menarik alur cerita sejauh mungkin untuk melihat potensinya," ungkap Joe Russo, dikutip Rabu (17/6).

Meski ingin memberikan efek kejutan ekstrem untuk penonton dengan 'membunuh' Iron Man lebih awal, Russo mengaku tim produksi kesulitan untuk membuat karakter tersebut bisa berpartisipasi di film berikutnya.

"Kami harus memutar otak bagaimana dia tetap bisa berpartisipasi di film berikutnya. Akhirnya kami memutuskan, 'Sudahlah, mari lakukan di film selanjutnya saja (Endgame)'," kata Russo.

Keputusan untuk menunda kematian Tony Stark pun dinilai sangat tepat. Pasalnya tanpa perlu membunuh karakter yang diperankan Rober Downey Jr. itu, film Avengers: Infinity War sudah cukup kelam dengan kematian sejumlah karakter penting akibat jentikan jari Thanos.

Rencana kematian Iron Man di Avengers: Endgame pun sebenarnya tidak berjalan mulus. Jon Favreau, sutradara film Iron Man pertama dan sosok yang memilih Robert Downey Jr. sejak awal sempat merasa keberatan.

Ia diketahui langsung menelepon Russo bersaudara ketika mengetahui bahwa Iron Man mati dalam naskah Endgame.

"Saya menelepon Russo bersaudara dan bilang, 'Saya tidak yakin orang-orang akan menyukainya. Ini akan berdampak sangat besar bagi penonton, karena ada anak-anak yang tumbuh besar bersama karakter ini'," ungkap Favreau ketika hadir di acara Jimmy Kimmel Live.

Meski sempat ragu, Favreau akhirnya mengakui bahwa Russo bersaudara berhasil mengeksekusi momen tersebut sangat indah. Performa Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark pun berhasil memberikan kesan mendalam.

"Mereka melakukannya dengan sangat baik. Saya salah. Saya bahkan ikut menangis saat menontonnya. Meski ini hanya film, karakter-karakter ini sudah menjadi bagian dari hidup saya dalam waktu yang sangat lama," pungkas Favreau.

(asw)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement