3 Jurusan Kuliah Ini Sepi Peminat, Padahal Gajinya Bisa Bikin Tergiur
3 Jurusan Kuliah Ini Sepi Peminat, Padahal Gajinya Bisa Bikin Tergiur
Memilih jurusan kuliah harus dipikirkan baik-baik karena dapat mempengaruhi kehidupan di masa depan.
Pemilihan jurusan kuliah yang tepat sesuai dengan kemampuan dan minat dapat membuka lebar peluang karier. Dari banyaknya jurusan kuliah, ada beberapa yang paling populer dan banyak diminati di Indonesia seperti hukum, ilmu komunikasi, bisnis, akuntansi, teknik informatika hingga kedokteran.
Jurusan populer itu diminati banyak orang karena dinilai memiliki prospek kerja yang baik. Tapi ternyata, ada beberapa jurusan kuliah yang sepi peminat namun memiliki potensi mendapatkan gaji yang besar lo. Ada jurusan apa saja? Simak beritanya di bawah.
Geologi
Jurusan ini mempelajari tentang bumi dan segala aspek di dalamnya mencakup komposisi, struktur, sifat fisik, sejarah hingga proses pembentukannya.
Lulusan geologi pun memiliki kesempatan untuk bekerja di industri eksplorasi sumber daya alam, energi, konstruksi, hingga mitigasi bencana. Profesi tersebut dibutuhkan untuk mengelola risiko lingkungan.
Bagi lulusan geologi juga berkesempatan untuk bekerja sebagai geologist eksplorasi (pertambangan & migas). Profesi ini bertugas untuk mencari, memetakan, hingga memperkirakan cadangan mineral, batu bara hingga gas bumi dengan berkisar rata-rata Rp8 juta - Rp15 juta per bulan.
Statistika atau Ilmu Data (Data Science)
Jurusan ini mempelajari tentang cara mengumpulkan, menganalisis, mengolah hingga mengubah data mentah menjadi wawasan berharga untuk pengambilan keputusan. Jurusan ini menggabungkan ilmu matematika, statistika, dan komputer.
Mereka yang berhasil lulus di jurusan ini memiliki prospek kerja yang sangat menjanjikan dan bergaji tinggi terutama di era digital ini. Lewat ilmu analisis data hingga pemrograman yang didapat, mereka bisa bekerja di semua sektor industri seperti perusahaan teknologi, perbankan, kesehatan hingga lembaga.
Beberapa profesi yang bisa ditekuni antara lain data scientist, data analyst, data engineer, akurasi, machine learning engineer, hingga ahli statistik pemerintah. Seorang data scientist memiliki estimasi gaji Rp8 juta hingga Rp11 juta per bulan untuk tingkat pemula. Gaji pun bisa terus bertambah bagi mereka yang sudah memiliki pengalaman bekerja yang lebih lama.
Farmasi
Bukan hanya obat-obatan, jurusan ini juga mempelajari tentang ilmu kimia, biologi, anatomi tubuh manusia hingga pembuatan produk kosmetik dan makanan. Selama proses belajar kebanyakan dilakukan dengan praktikum di laboratorium dan kuliah teori.
Lulusan farmasi pun tidak melulu bekerja di rumah sakit. Mereka dapat bekerja di apotek, perusahaan obat-obatan, kosmetik, makanan hingga instansi pemerintah. Profesi yang bisa digeluti antara lain apoteker, quality control, research and development, hingga quality assurance.
Gaji dari lulusan farmasi bervariasi mulai dari Rp3 juta hingga Rp16 juta per bulan, tergantung pada lokasi bekerja, jenjang pendidikan hingga pekerjaan yang digeluti.
(agn/fik)