Advertisement

Lawan Krisis Interaksi di Era Digital, BrightspotCITY Hadirkan Kota Kolektif Kreatif

INSERTLIVE | Insertlive
BirghtspotCITY
Lawan Krisis Interaksi di Era Digital, BrightspotCITY Hadirkan Kota Kolektif Kreatif/Foto: InsertLive
Jakarta -

Brightspot kembali hadir tahun ini untuk menjawab kebutuhan ruang menyalurkan energi tatap muka langsung untuk industri kreatif, mulai dari fesyen hingga kuliner.

Kali ini, brightspot hadir dengan konsep beda, yakni brightspotCITY. Kota yang dimaksud dalam konsep ini adalah kota yang nyaman dibangun dari kontribusi dan kolaborasi seluruh pihak, bukan sekedar hidup.

Kota ini juga menjadi ruang kolektif dari kreativitas jenama lokal, kolaborasi seniman lokal, partisipasi dukungan brand besar, berkumpulnya berbagai komunitas, dan ide yang menjadi pondasi kota.

"Melihat era digital yang kian menggerus manusia sebagai krisis sumber daya yang sama pentingnya dengan krisis energi saat ini. Krisis skill manusia untuk duduk bersama, berdiskusi langsung, dan menghasilkan gagasan dari percakapan semakin jarang ditemukan. Teknologi menggerus bukan hanya cara kita bekerja namun juga cara manusia terkoneksi dengan manusia lain, dan itu jauh lebih berbahaya dalam jangka panjang," ujar Anton Wirjono, Founder brightspotMRKT dan Future10 dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Advertisement

"BrightspotCITY hadir menjadi ruang untuk memulihkan dan mengingatkan bahwa banyak hal yang hanya bisa timbul ketika manusia benar-benar hadir untuk saling terkoneksi satu sama lain," lanjutnya.

Lebih dari 2000 brand submission yang masuk, brightspotCITY 2026 mengkurasi 251 jenama lokal. Penilaian ini berkaitan dengan relevansi, kreativitas dan komitmen jangka panjang.

Acara ini akan digelar di Agora Mall dan dilaksanakan selama dua pekan, 26 - 31 Mei 2026 dan 4-7 Juni 2026.

(dia/KHS)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement