Makna Lagu Drake 'Make Them Cry' yang Viral gegara Sebut BTS
Drake baru saja merilis lagu terbaru berjudul Make Them Cry pada Jumat (15/5).
Lagu ini langsung menarik perhatian publik karena lirik yang dianggap berisi refleksi diri Drake. Selain itu, Drake juga menyebut BTS dalam lagunya tersebut.
Di awal lagu, Drake membuka dengan kondisi kehidupan pribadinya. Sebagai anak tunggal, ia merasa memikul beban yang sangat besar dalam merawat orang tuanya yang kian menua.
"I'm an only child, no one could've made another / I have to father my mother and treat my son's grandfather like my older brother."
Drake dengan gamblang menggambarkan dinamika keluarganya dengan sangat kompleks, bagaimana ia harus 'menjadi ayah' bagi ibunya sendiri, dan bagaimana hubungannya dengan sang ayah terasa seperti hubungan dengan kakak laki-laki, alih-alih ayah dan anak.
Drake melihat orang tuanya bukan lagi sebagai sosok pelindung, melainkan sebagai pasangan lansia yang kini ganti membutuhkan perlindungannya.
Di baris selanjutnya, Drake menyinggung BTS. Penyebutan ini sempat memicu perdebatan antara apakah sebuah pujian atau sindiran.
"I'm feeling like BTS 'cause it took the whole career for me to be so discovered."
Namun, bila dilihat dari konteks lagu yang melankolis, lirik ini tampaknya merupakan bentuk pengakuan Drake terhadap kerja keras. Ia menyamakan dirinya dengan BTS dalam hal bagaimana mereka harus berjuang di sepanjang karier mereka untuk benar-benar diakui dunia.
Di bagian akhir lirik, Drake secara terbuka juga mengungkap kondisi ayahnya, Dennis Graham, yang tengah berjuang melawan kanker. Drake menyebut lebih rela menghadapi hal berat lain di dunia dibandingkan melihat ayahnya sakit.
"My dad got cancer right now, we battlin' stages / Trust me when I say there's plenty things that I'd rather be facin' / For real"
Di akhir lagu, Drake menyinggung hubungannya dengan penggemar. Ia memberikan apresiasi kepada penggemar setia yang tahu apa yang dia sembunyikan selama ini, sekaligus menyentil para penggemar palsu yang dianggapnya terlalu cepat mencari pengganti dirinya atau menuntutnya untuk terus bekerja tanpa henti.