Advertisement

Paul McCartney Bongkar Alasan Tak Pernah Mau Selfie Dengan Penggemar

Insertlive | Insertlive
Paul McCartney
Paul McCartney Bongkar Alasan Tak Pernah Mau Selfie Dengan Penggemar / Foto: Instagram/@sonnymccartney
Jakarta -

Legenda musik dunia Paul McCartney akhirnya buka suara soal kebiasaan yang sering bikin fans kecewa.

Bukan karena galak atau sombong, mantan personel The Beatles itu ternyata punya alasan personal mengapa ia hampir selalu menolak ajakan selfie.

Dalam podcast The Rest is Entertainment, McCartney mengaku budaya foto bersama berubah drastis sejak era ponsel pintar.

Menurut musisi berusia 83 tahun itu, banyak momen pertemuan dengan penggemar kini terasa seperti sesi dokumentasi dadakan, bukan interaksi manusia yang tulus.

Advertisement

"Sekarang orang langsung meraih ponsel mereka. Saya biasanya bilang, 'Maaf, saya tidak menerima foto.' Dan itu terdengar sangat radikal saat ini," ujarnya.

Keputusan itu rupanya bukan hal baru. McCartney bahkan pernah membahasnya bersama Oprah Winfrey. Saat ditanya kenapa menolak selfie, jawabannya ternyata sangat sederhana.

"Saya tidak mau. Sesederhana itu," katanya.

Meski terdengar dingin, pelantun Hey Jude itu menegaskan dirinya hanya ingin tetap merasa normal dan tidak kehilangan jati diri karena status superstar yang sudah melekat lebih dari enam dekade.

McCartney mengaku takut berubah menjadi sosok yang merasa "lebih besar" dari dirinya sendiri. Baginya, terlalu sering melayani foto bisa membuatnya merasa seperti objek hiburan.

Ia bahkan memberi perumpamaan unik tentang seekor monyet pertunjukan di pantai Saint-Tropez yang dibayar orang untuk diajak berfoto.

"Saya benar-benar tidak ingin merasa seperti monyet itu. Ketika saya berfoto dengan seseorang, saya merasa bukan diri saya lagi," ucapnya.

Pernyataan itu langsung memicu perdebatan di media sosial. Sebagian fans memahami alasan sang legenda musik menjaga batas privasi, tetapi ada juga yang merasa selfie adalah bentuk kenangan sederhana antara penggemar dan idolanya.

Tak cuma soal selfie, McCartney juga menyinggung fenomena budaya influencer modern yang menurutnya cukup membingungkan.

Ia heran melihat banyak orang bisa sangat terkenal meski dianggap tidak memiliki bakat spesial.

"Orang-orang yang tampaknya tidak terlalu berbakat justru sangat terkenal. Miliaran tayangan dan penonton," katanya sambil bercanda bahwa komentarnya mungkin terdengar kuno.

Meski begitu, sikap Paul McCartney justru memperlihatkan satu hal menarik. Di tengah dunia hiburan yang makin haus eksposur dan validasi media sosial, ia memilih menjaga ruang pribadinya sendiri.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement