Kumpul-Kumpul Ride Bawa Semangat Perjalanan dan Kreativitas ke Jakarta
Bagi sebagian orang, perjalanan dengan motor bukan hanya soal mencapai tujuan. Ada cerita, pertemanan, dan pengalaman baru yang tumbuh di setiap kota yang disinggahi. Hal itulah yang terasa dalam perjalanan komunitas bertajuk Kumpul-Kumpul Ride yang kembali melanjutkan perjalanannya dari Bali menuju berbagai kota di Indonesia.
Kali ini, Jakarta menjadi salah satu titik persinggahan dalam perjalanan yang dipimpin oleh Deus Ex Machina Indonesia bersama dukungan dari XL Axiata sebagai partner utama.
Perjalanan yang Terus Bergerak
Berbeda dari touring biasa yang memiliki garis awal dan akhir yang jelas, perjalanan ini justru terasa lebih fleksibel dan organik. Setiap kota yang dikunjungi membawa suasana dan karakter berbeda, lalu membentuk pengalaman baru bagi para peserta.
Jakarta menjadi tempat berkumpul berikutnya setelah perjalanan dimulai dari Bali. Rombongan memulai riding dari kawasan Taman Menteng sebelum melintasi jalanan ibu kota menuju kawasan Kemang.
Perjalanan kemudian berakhir di Kopikina Kemang. Meski mesin motor berhenti, suasana justru semakin hidup lewat berbagai aktivitas komunitas yang berlangsung hingga malam.
Bukan Sekadar Motor, Tapi Ruang Berkumpul
Acara ini bukan hanya tentang riding atau pameran kendaraan. Banyak komunitas dan kreator ikut hadir membawa identitas serta karya mereka masing-masing.
Komunitas mobil Sunset Drive Club turut meramaikan acara dengan deretan mobil pilihan mereka. Meski datang dari dunia roda empat, semangat yang dibawa tetap sama: menikmati perjalanan dan membangun koneksi antarkomunitas.
Di area acara, pengunjung juga bisa melihat berbagai motor kustom hasil karya builder lokal seperti Frontwheel Motorcycle, Batakastem Workshop, Katros Garage, hingga beberapa workshop lainnya.
Setiap motor menampilkan karakter berbeda, ada yang tampil simpel dan fungsional, ada pula yang berani tampil unik dan eksperimental. Hal inilah yang membuat budaya motor kustom terus berkembang dan memiliki penggemarnya sendiri.
Seni dan Musik Jadi Bagian Perjalanan
Tidak hanya otomotif, acara ini juga dipenuhi unsur seni dan musik yang membuat suasana terasa lebih santai dan kreatif.
Seniman visual Nova13 hadir membuat live pinstriping langsung di lokasi, sementara Never Too Lavish membuka sesi sketch terbuka yang menangkap berbagai momen selama acara berlangsung.
Musik juga menjadi bagian penting sepanjang acara. Sejak sore hingga malam hari, beberapa nama seperti Muklay, Philipponk, dan Diskopantera bergantian menghidupkan suasana lewat musik mereka. Acara kemudian ditutup dengan penampilan live dari Merrman.
Lebih dari Sekadar Perjalanan
Bagi banyak peserta, perjalanan seperti ini bukan hanya tentang motor atau kendaraan yang digunakan. Ada pengalaman bertemu orang baru, berbagi cerita, hingga menikmati suasana kota dengan cara berbeda.
Fenomena komunitas riding sendiri beberapa tahun terakhir memang semakin berkembang di Indonesia. Tidak sedikit anak muda yang melihat touring dan budaya kustom sebagai ruang berekspresi sekaligus tempat membangun relasi.
Perjalanan Kumpul-Kumpul Ride pun belum selesai. Setelah Jakarta, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Bandung dan Yogyakarta sebelum akhirnya kembali ke Bali sebagai titik akhir perjalanan.
Namun seperti semangat yang dibawa sejak awal, perjalanan ini tampaknya memang bukan soal garis finish, melainkan tentang cerita yang terus bergerak di setiap perhentian.
(yoa/yoa)