Advertisement

10 Cara Menabung untuk Kurban Iduladha agar Tidak Terasa Berat

INSERTLIVE | Insertlive
Ilustrasi Kurban
10 Cara Menabung untuk Kurban Iduladha agar Tidak Terasa Berat/Foto: Freepik
Jakarta -

Hari Raya Iduladha diperkirakan akan dirayakan oleh umat muslim di dunia pada 26 atau 27 Mei 2026. Perayaan ini salah satunya ditandai dengan penyembelihan hewan kurban.

Penyembelihan hewan kurban adalah ibadah sunnah muakkad pada Iduladha (10 Zulhijah) dan hari Tasyrik (11, 12, 13 Zulhijah) sebagai bentuk taqarrub kepada Allah Swt..

Lantaran pahalanya yang tinggi, banyak umat muslim yang berlomba-lomba untuk bisa berkurban. Namun, sering kali berkurban terasa berat jika dilakukan mendadak karena membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Cara agar untuk tetap bisa berkurban dengan keuangan yang terbatas adalah menabung. Dengan perencanaan yang matang dan disiplin, niat mulia ini bisa terlaksana tanpa mengganggu stabilitas keuangan keluarga.

Advertisement

Berikut adalah 10 cara efektif menabung untuk kurban Iduladha agar terasa lebih ringan:

1. Niatkan Sejak Awal Tahun Hijriah

Segala ibadah pasti dimulai dari niat. Untuk memulai niat menabung untuk berkurban, janganlah baru memulainya ketika bulan Zulkaidah tiba.

Tekadkan niat segera setelah Iduladha tahun ini selesai untuk mulai menabung bagi tahun depan. Dengan rentang waktu 12 bulan, beban finansial akan jauh lebih terbagi.

2. Riset Harga dan Tentukan Target

Harga hewan kurban, kambing atau sapi, cenderung naik setiap tahun. Cari tahu estimasi harga di lembaga kurban atau peternak lokal. Jika harga satu bagian sapi adalah Rp3.500.000, maka itulah angka yang harus kalian capai dalam menabung.

3. Skema Menabung Harian atau Mingguan

Agar tidak terasa berat, pecahlah target besar menjadi angka kecil.

Contoh: Jika target Anda Rp3.600.000 dalam setahun (12 bulan):

  • Bulanan: Rp300.000
  • Mingguan: Rp75.000
  • Harian: Rp10.000

Menyisihkan Rp10.000 setiap hari jauh lebih mudah daripada mengeluarkan Rp3,6 juta sekaligus.

4. Gunakan Rekening Khusus atau Tabungan Kurban

Banyak bank syariah menyediakan fitur Tabungan Kurban. Memisahkan uang kurban dari rekening operasional harian sangat penting agar dana tersebut tidak terpakai untuk kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak.

5. Metode Autodebet

Jika kalian adalah pekerja kantoran, gunakan fitur autodebet pada rekening gaji. Begitu gaji masuk, bank akan otomatis memindahkan nominal tertentu ke tabungan kurban. Cara ini sangat ampuh bagi Anda yang sulit disiplin menabung secara manual.

6. Alokasikan dari Bonus atau THR

Jika mendapatkan bonus tahunan, insentif kerja, atau Tunjangan Hari Raya (THR), sisihkan sebagian besar di awal untuk melunasi atau menambah saldo tabungan kurban. Ini adalah 'jalan pintas' untuk mencapai target lebih cepat.

7. Kurangi Pengeluaran

Evaluasilah pengeluaran kecil namun sering, seperti kopi kekinian, langganan aplikasi yang jarang dipakai, atau jajan camilan. Mengalihkan uang kopi sebesar Rp20.000 tiga kali seminggu ke tabungan kurban bisa terkumpul sekitar Rp2,8 juta dalam setahun.

8. Menabung dalam Bentuk Emas

Harga hewan kurban seringkali mengikuti inflasi, namun harga emas cenderung stabil atau naik. Menabung emas (misal 0,5 gram per bulan) bisa menjadi strategi cerdas agar nilai uang tidak tergerus saat mendekati hari H.

9. Ikut Program Tabungan Kurban di Masjid/Lembaga

Progra tabungan kurban biasanya banyak disediakan oleh masjid atau lembaga amil zakat. Tabungan ini biasanya memiliki program cicilan kurban yang tak meberatkan.

Kalian bisa membayar secara rutin ke pengurus. Kelebihannya, tidak perlu pusing mencari hewan kurban sendiri saat hari raya tiba karena biasanya sudah dikelola oleh mereka.

10. Kurban Patungan

Jika membeli satu ekor kambing masih terasa berat, pertimbangkan untuk kurban sapi secara berkelompok (biasanya 7 orang). Secara nominal, patungan sapi seringkali memberikan nilai daging yang lebih banyak dengan harga yang kompetitif dibandingkan membeli kambing kualitas premium sendirian.

(dia/dia)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement