'Gonjiam: Haunted Asylum' Dibuat Versi Indonesia, Dibintangi Arbani Yasiz hingga Jang Hansol
Film horor Korea Gonjiam: Haunted Asylum dibuat versi Indonesia dengan judul 402: Rumah Sakit Angker Korea.
Terinspirasi dari Rumah Sakit Jiwa Gonjiam yang nyata di Gwangju, Korea. Dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker di dunia versi CNN. Kesuksesan film aslinya terletak pada atmosfer mencekam dari sebuah tayangan live streaming yang berujung maut.
Dalam versi Indonesia, premis ini dikembangkan menjadi sesuatu yang agak berbeda, lebih dalam dan mencekam.
Cerita film ini akan menyorot empat YouTuber horor yang terobsesi mengejar angka 3 juta penonton live streaming nekat mendatangi Rumah Sakit Angker di Korea. Namun, ambisi digital ini justru menyeret mereka ke dalam serangkaian gangguan yang tidak masuk akal, menguji batas kewarasan mereka di depan kamera yang terus menyala.
"Kita tahu betapa kuatnya pengaruh Gonjiam: Haunted Asylum secara global. Melalui 402: Rumah Sakit Angker Korea, kami ingin memberikan pengalaman baru dengan twist yang lebih berani dan relevansi yang kuat dengan fenomena konten kreator saat ini," kata Manoj Punjabi selaku produser ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (16/4).
Meski diadaptasi dari film Korea, Lele Laila selaku penulis naskah mengaku tetap memasukkan unsur budaya Indonesia dalam cerita film ini.
"Kita belajar butuh kedekatan dan relate, saat kita adaptasi ini, ada banyak hal yang aku adaptasi juga, kayak mereka buat ritual yang Indonesia banget dan ada jumpscare yang wow dan mungkin pemainnya juga nggak nyangka," tutur Lele.
Film yang digarap oleh Anggy Umbara ini dibintangi oleh Arbani Yasiz, Saputra Kori, Elang El Gibran, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, Aylena Fusil, hingga influencer asal Korea Selatan, Jang Hansol.
402: Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang pada 9 Juli 2026.
(dia/arm)