Advertisement

Bisa Rusak, Ini 7 Barang di Rumah yang Tak Boleh Dibersihkan Pakai Alkohol Gosok

asw | Insertlive
Ilustrasi Membersihkan Oven, Membersihkan Rumah
Bisa Rusak, Ini 7 Barang di Rumah yang Tak Boleh Dibersihkan Pakai Alkohol Gosok/Foto: Freepik
Jakarta -

Alkohol gosok dikenal sebagai agen pembersih efektif yang banyak digunakan di rumah untuk membersihkan berbagai noda membandel, seperti tinta, bau tidak sedap, hingga sisa lem stiker.

Namun, di balik efektivitas tinggi yang ditawarkan sebagai agen pembersih, ternyata ada beberapa barang di rumah yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan alkohol gosok. Penggunaan yang kurang tepat justru bisa membuat berbagai benda di rumah menjadi rusak.

Alkohol gosok pada permukaan yang tidak cocok bisa mengakibatkan warna pudar, mengikis lapisan pelindung, bahkan membuat barang menjadi rapuh. Sifat pelarut pada alkohol gosok kemudian tidak hanya menghilangkan noda, tetapi juga menghancurkan struktur bahan tertentu.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui permukaan yang tidak cocok dibersihkan menggunakan alkohol gosok. Berikut merupakan tujuh barang di rumah yang tidak boleh dibersihkan dengan alkohol gosok.

Advertisement

1. Permukaan Kayu

Alkohol gosok yang merupakan cairan dengan kandungan 70 persen isopropil alkohol bisa merusak permukaan kayu. Cairan pembersih ini bisa mengikis lapisan pelindung pada kayu, seperti vernis atau cat.

Permukaan kayu kemudian menjadi lebih kusam, berubah warna, bahkan retak karena alkohol menghilangkan kelembapan alami pada kayu. Gunakan cairan pembersih khusus atau memiliki bahan lembut untuk menjaga kondisi permukaan kayu.

2. Permukaan dengan Cat

Dinding atau furnitur yang dicat tidak cocok dibersihkan dengan alkohol gosok. Sifat pelarut pada alkohol gosok bisa mengikis cat dan menyebabkan warna furnitur memudar atau belang. Permukaan dengan cat sebaiknya dibersihkan dengan kain lembap yang diberi sedikit sabun.

3. Finishing Vernis, Lacquer, dan Shellac

Permukaan yang memiliki lapisan khusus seperti vernis, lacquer, atau shellac memang terlihat kuat, tetapi rentan terhadap alkohol gosok. Cairan alkohol bisa menyebabkan lapisan menjadi kusam, retak, bahkan terkelupas.

Jika terpaksa, lakukan tes dengan membersihkan sebagian kecil permukaan yang ingin dibersihkan. Namun, sebaiknya gunakan cairan sabun ringan untuk membersihkan jenis permukaan ini.

4. Batu Alam

Material dari batu alam seperti granit, marmer, dan travertine memiliki pori-pori alami. Alkohol gosok bisa menyebabkan lapisan pelindung batu terkikis sehingga permukaan terlihat kusam serta lebih mudah tergores dan ternoda.

Gunakan cairan khusus untuk membersihkan permukaan batu alam agar keindahannya bisa terjaga dan tidak mengalami perubahan warna.

5. Karet

Karet pada beberapa alat rumah tangga seperti kulkas, oven, hingga mesin cuci memang sering kotor. Meski demikian, alkohol gosok sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan permukaan karet karena bisa membuat karet menjadi kering, retak, dan kehilangan elastisitas.

Gunakan pembersih serbaguna yang lebih lembut agar permukaan karet tetap terjaga sesuai dengan fungsinya.

6. Perangkat Elektronik Lain

Meski alkohol gosok kerap digunakan untuk membersihkan keyboard, alkohol gosok tidak boleh disemprotkan langsung ke perangkat elektronik, seperti layar TV atau monitor. Hal ini karena alkohol gosok bisa mengikis lapisan pelindung seperti anti-glare.

Maka untuk membersihkan layar elektronik, gunakan kain mikrofiber dan cairan khusus elektronik agar permukaan tidak rusak dan tahan lama.

7. Plastik Akrilik Transparan

Alkohol gosok juga tidak cocok digunakan sebagai pembersih permukaan akrilik karena bisa menyebabkan keretakan kecil dan membuat akrilik menjadi lebih buram. Sementara dalam jangka panjang, akrilik bisa menjadi rapuh jika dibersihkan dengan alkohol gosok.

Permukaan akrilik cukup dibersihkan dengan kain lembap untuk menjaga kualitasnya. Akrilik juga bisa dibersihkan dengan sedikit sabun yang lembut.

(asw)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement