Advertisement

Raihaanun Dipepet Berondong Maxime Bouttier di Series 'Tante Sonya'

ARM | Insertlive
Series Tante Sonya
Raihaanun Dipepet Berondong Maxime Bouttier di Series 'Tante Sonya' (Foto: Arman Maulana Azis - InsertLive.com)
Jakarta -

Film yang populer di era tahun 90-an berjudul Catatan Harian Tante Sonya diadaptasi menjadi series berjudul Tante Sonya.

Karakter Sonya yang ikonik diperankan oleh Ayu Azhari, akan diperankan oleh Raihaanun dalam versi seriesnya.

Tante Sonya akan berfokus pada kisah Sonya, seorang wanita karier sukses berusia 42 tahun, yang dipertemukan kembali oleh takdir dengan Ben, pemuda berusia 28 tahun yang pernah hadir di masa lalunya.

Sebagai pemeran utama yang menghidupkan karakter Sonya, Raihaanun berbagi pengalamannya dalam mendalami peran yang pernah sukses di era 90-an ini.

Advertisement

"Sejak mendapat penawaran serial ini, saya sudah penasaran dengan ceritanya. Saya mendalami dialognya dan mencoba memahami karakter Sonya yang, seperti kebanyakan perempuan lainnya, memiliki banyak rasa insecure," ujar Raihaanun dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/4).

"Dialog-dialog itulah yang membuat saya semakin ingin memerankan karakter tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Maxime Bouttier akan menjadi lawan main Raihaanun dalam series ini.

Suami Luna Maya itu kemudian mengungkapkan alasannya mau menerima tawaran memerankan karakter Ben.

"Menurut saya serial kali ini berbeda. Ini merupakan sudut pandang dengan perspektif Ben saat melihat Sonya. Biasanya sudut pandang diambil dari perempuan ke laki-laki yang lebih tua," ujar Maxime Bouttier.

Series Tante SonyaPemeran Series Tante Sonya/ Foto: Arman Maulana Azis - InsertLive.com

Febriamy Hutapea Executive Producer & Country Head WeTV Indonesia, mengatakan bahwa serial dengar genre age gap adalah salah satu yang sangat disukai oleh penonton.

"WeTV sudah memproduksi lebih dari 50 original series. Berdasarkan data tersebut, kami melihat genre age gap adalah salah satu yang memiliki performance menonjol," jelas Febriamy Hutapea.

Namun, cerita age gap pada umumnya menampilkan karakter laki-laki yang berusia lebih tua dari perempuan, berbeda dengan alur cerita series Tante Sonya.

"Perempuan yang mulai berumur sering kali merasa insecure, ragu, dan tidak pantas jatuh cinta lagi karena usianya serta trauma cinta di masa lalu. Cerita ini mengingatkan kita bahwa perempuan boleh jatuh cinta lagi, bahagia lagi, bahkan diperjuangkan oleh laki-laki yang lebih muda," imbuhnya.

Berkolaborasi dengan rumah Rapi Films, series WeTV Original Tante Sonya nantinya akan hadir dalam 10 episode dengan durasi 60 menit per episodenya.

(arm/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement