Advertisement

Kisah Pembatalan Film Gorillaz Bersama Netflix yang Malah Melahirkan Album 'Cracker Island'

Insertlive | Insertlive
Gorillaz
Kisah Pembatalan Film Gorillaz Bersama Netflix yang Malah Melahirkan Album 'Cracker Island' / Foto: Instagram
Jakarta -

Rencana besar yang sempat dinanti penggemar akhirnya benar-benar kandas. Gorillaz ternyata pernah hampir memiliki film panjang di Netflix, namun proyek tersebut dibatalkan setelah proses yang berlarut-larut dan perubahan arah di internal platform.

Kabar ini diungkap langsung oleh Damon Albarn bersama kolaborator lamanya, Jamie Hewlett. Alih-alih jadi film ambisius, proyek tersebut justru berakhir tanpa hasil-namun menyisakan dampak tak terduga pada karya musik mereka.

Awalnya, film Gorillaz digadang-gadang sebagai proyek besar sejak 2020. Bahkan, tim kreatif sudah mulai mengembangkan ide bersama Netflix.

Namun menurut Hewlett, proses yang terlalu lama justru mematikan semangat mereka.

Advertisement

"Jika kita membuat film 25 tahun yang lalu, tidak masalah... tetapi gagasan untuk membuat film sekarang? Saya sama sekali tidak tertarik. Tidak tertarik," tegasnya.

Ia juga mengungkap bahwa meski sempat diberi kebebasan penuh dan dukungan dana besar, proyek tersebut tersendat karena perubahan tim di tengah jalan.

"Kami diberi tahu 'kalian bisa melakukan apa pun yang kalian inginkan'... tapi orang yang bekerja sama dengan kami tiba-tiba pergi. Lalu kami harus menunggu lagi. Rasanya akan ada pembicaraan setahun lagi," jelasnya.

Situasi tersebut yang membuat mereka akhirnya memilih mundur.

Sementara itu, Albarn menambahkan bahwa keputusan pembatalan juga dipengaruhi oleh kondisi industri, khususnya langkah Netflix yang mulai mengurangi produksi konten animasi.

"Platform streaming tempat kami membuat film tersebut telah menarik diri. Mereka mulai panik karena memproduksi terlalu banyak konten," ungkapnya.

Perubahan strategi ini jadi salah satu faktor utama proyek tersebut tidak pernah terealisasi.

Menariknya, kegagalan ini justru melahirkan sesuatu yang baru. Saat menunggu kepastian proyek, Albarn dan Hewlett mulai kembali ke studio dan menciptakan musik.

"Pada dasarnya, kami membuat album sambil menunggu," kata Hewlett.

Dari situlah lahir album Cracker Island, yang dirilis pada Februari 2023 dan mendapat respons positif dari kritikus maupun penggemar.

Album ini menghadirkan banyak kolaborasi besar, mulai dari Thundercat, Tame Impala, Stevie Nicks, hingga Bad Bunny.

Kini, baik Albarn maupun Hewlett tampaknya sudah benar-benar menutup peluang kembali ke proyek film Gorillaz.

Bagi Hewlett, industri film saat ini tidak lagi menarik secara kreatif.

Pernyataan ini menegaskan satu hal yakni meski filmnya gagal, arah kreatif Gorillaz tetap hidup, bahkan menemukan bentuk baru lewat musik.

Bagi fans, mungkin ini kabar pahit-manis. Filmnya memang batal, tapi justru melahirkan karya yang membuat Gorillaz tetap relevan hingga sekarang.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement