Advertisement

Tak Hanya Menghibur, Virgoun & Opick Ajak Penonton Doakan Korban Bencana Sumatera

Insertlive | Insertlive
Virgoun & Opick
Tak Hanya Menghibur, Virgoun & Opick Ajak Penonton Doakan Korban Bencana Sumatera / Foto: Istimewa
Jakarta -

Penampilan Virgoun dan Opick berhasil membuat ribuan penonton larut dalam suasana penuh emosi di Local Movement Festival 2026 (LMF 2026), yang digelar di Cibinong, Jawa Barat dari 11-17 Maret 2026.

Tak sekadar konser musik, Virgoun dan Opick mengajak publik mendoakan korban bencana di Sumatera, tepat di momen spesial Ramadan ini.

Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama hingga penutupan acara. Area konser dipenuhi penonton yang ingin menyaksikan penampilan musisi nasional, sementara deretan tenant bazar ramai diserbu pengunjung yang ngabuburit bersama teman, pasangan, maupun keluarga.

Festival yang diselenggarakan oleh Hollden Stars Entertainment bersama EO LMF ini menghadirkan berbagai musisi nasional dengan karakter musik yang dekat dengan generasi muda, seperti Jansen Ranti, Idgitaf, Opick, Last Child, hingga Momonon yang sukses menghidupkan panggung festival sepanjang pekan Ramadan.
Momen istimewa hadir saat Virgoun tampil bersama Last Child. Ribuan penonton larut dalam nyanyian bersama, menciptakan suasana hangat yang tak terlupakan, saat Virgoun bersama bandnya, Last Child tampil.

Advertisement

"Ini bukan sekadar konser, tapi momen kebersamaan yang terasa banget. Di bulan Ramadan, kita juga diingatkan untuk peduli kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera," ujar Virgoun.

Sementara itu, Opick menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat empati dan kepedulian.

"Bukan hanya hiburan, tetapi juga ajakan untuk saling menguatkan. Kita doakan saudara-saudara kita di Sumatera agar diberikan kekuatan," tuturnya.

Selain musisi nasional, festival ini juga memberikan ruang bagi musisi lokal Bogor seperti Nuranica, Hidden Message, Sunset, Topi Jerami, Mia Project, Steady Beats, hingga Sentosa Band, yang turut meramaikan panggung festival sekaligus menunjukkan potensi musik lokal yang terus berkembang.

Tak hanya menghadirkan hiburan, Local Movement Festival juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha lokal. Tingginya jumlah pengunjung membuat transaksi di area bazar dan kuliner berlangsung sangat aktif selama festival berlangsung.

Puluhan tenant yang menghadirkan brand clothing lokal, streetwear, serta berbagai produk kreatif diserbu pengunjung. Bahkan, beberapa booth UMKM mencatatkan penjualan tinggi hingga produk mereka habis terjual (sold out) sebelum festival berakhir.

Owner Hollden Stars Entertainment sekaligus penggagas festival, Darren Santoso, mengatakan keberhasilan festival ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap event yang menggabungkan musik, komunitas, dan kreativitas lokal.

"Melihat antusiasme pengunjung yang luar biasa, kami semakin yakin bahwa festival seperti ini dibutuhkan sebagai ruang berkumpul masyarakat. Local Movement Festival bukan hanya konser, tetapi tempat di mana komunitas, musisi, dan pelaku kreatif lokal bisa bertemu dan berkembang bersama," ujar Darren.

Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini juga menjadi langkah awal bagi Hollden Stars Entertainment untuk menghadirkan festival yang lebih besar dan dapat dinikmati oleh seluruh kalangan di masa mendatang.

"Kami sedang menyiapkan beberapa konsep acara berikutnya, mulai dari festival musik dengan lebih banyak artis nasional kekinian, bazar kuliner etnik, hingga expo pop-up market kreatif yang relevan dengan gaya hidup anak muda. Ke depan, kami juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai EO, brand, maupun institusi," tambah Darren.

"Apabila ada company, EO, atau kampus yang ingin berkolaborasi dengan Hollden Stars, silakan menghubungi kami," tutupnya.

(Insertlive)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement