Di Balik Rutinitas Kantor, Ada Perjalanan Membangun Mimpi Sendiri
Bagi sebagian orang, menjadi karyawan sering kali dianggap sebagai jalan karier yang sudah pasti. Namun bagi Endar Yuliwanto, bekerja di perusahaan bukan berarti harus berhenti bermimpi untuk membangun sesuatu yang lebih besar.
Selama lebih dari dua dekade, Endar menjalani karier sebagai karyawan di perusahaan swasta di bidang IT Telco dengan posisi Accounting. Rutinitas kantor sudah menjadi bagian dari hidupnya. Meski begitu, ia merasa bahwa perjalanan profesional tidak harus berhenti di meja kerja.
Di sela kesibukannya sebagai karyawan, Endar mulai mencoba mengembangkan minat lain, yaitu berwirausaha.
Berawal dari Hobi Tanaman
Ide bisnis itu muncul dari sesuatu yang sederhana: hobi terhadap tanaman. Dari pengamatannya, banyak orang menyukai tanaman sebagai dekorasi rumah, tetapi tidak semua memiliki waktu untuk merawatnya.
Dari situ, pada tahun 2018 ia mendirikan sebuah usaha bernama Anekapohonplastik yang menghadirkan tanaman artificial sebagai solusi dekorasi rumah yang praktis.
"Banyak teman-teman yang punya hobi tanaman, tetapi tidak punya waktu untuk merawatnya. Anekapohonplastik hadir dengan produk yang awet dan mengikuti tren, seperti Monstera, Ketapang, Zaitun hingga Anggrek," ujar Endar.
Tanaman artificial tersebut dirancang agar tetap terlihat estetik seperti tanaman asli, namun tidak memerlukan perawatan khusus. Konsep ini ternyata cukup diminati oleh banyak orang yang ingin mempercantik rumah tanpa harus repot merawat tanaman.
Delapan Tahun Menjaga Konsistensi
Perjalanan bisnis yang dimulai dari hobi itu kini sudah berjalan hampir delapan tahun. Dalam prosesnya, Endar tidak hanya berhenti di satu bidang usaha.
Ia kemudian mulai mengembangkan lini bisnis lain di bidang fashion dengan menghadirkan brand TRIPPLEE melalui toko trippleestore.
Dalam membangun bisnisnya, Endar juga memilih untuk berkolaborasi dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia bekerja sama dengan berbagai pengrajin lokal, mulai dari pembuat pot tanaman, pengrajin anyaman, pembuat hiasan dinding, hingga konveksi lokal untuk produksi fashion.
Langkah ini menjadi cara Endar untuk tumbuh bersama para pelaku usaha lainnya sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif.
Endar Yuliwanto/ Foto: dok pribadi |
Berbagi Cerita Lewat Media Sosial
Tidak hanya fokus pada bisnis, Endar juga mulai aktif di dunia digital dengan membangun akun media sosial bernama "KaryawanCEO".
Melalui akun tersebut, ia membuat berbagai konten yang menggambarkan kehidupan sehari-hari seorang karyawan yang juga menjalankan bisnis. Kontennya dikemas dengan pendekatan ringan, kadang menghibur, tetapi tetap menyentuh realita yang sering dialami para pekerja.
Topik yang dibahas pun beragam, mulai dari tantangan dunia kerja, membangun usaha sambil tetap bekerja, hingga pentingnya membangun personal branding.
Lewat konten tersebut, Endar ingin menunjukkan bahwa menjadi karyawan bukan berarti tidak bisa memiliki mimpi yang lebih besar.
Mengubah Cara Pandang tentang Karier
Salah satu alasan Endar aktif membuat konten adalah karena ia ingin mendorong perubahan pola pikir para pekerja, terutama generasi muda.
Menurutnya, masih banyak karyawan yang merasa terjebak dalam rutinitas pekerjaan tanpa perkembangan finansial maupun personal.
Melalui platform "KaryawanCEO", ia mencoba berbagi perspektif bahwa setiap orang sebenarnya memiliki kesempatan untuk berkembang, selama berani mencoba dan belajar.
"Menjadi karyawan adalah profesi, tapi memiliki mentalitas CEO adalah pilihan hidup. Saya ingin berbagi bagaimana cara menyelaraskan keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya," kata Endar.
Perjalanan yang Terus Berlanjut
Saat ini, usaha tanaman artificial yang ia bangun masih terus berjalan dan produknya dapat ditemukan di berbagai marketplace. Produknya juga tersedia secara langsung di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Perjalanan Endar Yuliwanto menunjukkan bahwa karier profesional dan semangat berwirausaha sebenarnya bisa berjalan beriringan. Dengan konsistensi, keberanian mencoba, dan kemauan untuk terus belajar, seseorang bisa membuka lebih banyak peluang tanpa harus meninggalkan profesi yang sudah dijalani.
(yoa/yoa)
Endar Yuliwanto/ Foto: dok pribadi