Advertisement

8 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Melon

Astrid Riyani Atmaja | Insertlive
Melon
Foto: Freepik
Jakarta -

8 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Melon

Melon merupakan salah satu buah dengan banyak kandungan nutrisi penting yang baik bagi tubuh, seperti vitamin C, vitamin A, dan kalium. Selain itu, melon juga mengandung kadar air yang melimpah sehingga akan terasa sangat segar bila dikonsumsi saat cuaca panas.

Di samping kandungannya yang berkhasiat, melon juga diyakini dapat menunjang kesehatan tubuh serta menjaga imunitas secara menyeluruh. Meski memiliki banyak manfaat, buah lemon tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan beberapa makanan tertentu. Sebab, gabungan makanan tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah pencernaan.

Melansir dari Times of India, berikut ini 8 makanan yang sebaiknya dihindari ketika sedang makan melon.

Advertisement


1. Mentimun

Meski melon dan mentimun tergolong ke dalam famili yang sama (Cucurbitaceae), memakan keduanya secara bersamaan dapat memicu kembung atau gas bagi sebagian orang. Hal ini disebabkan oleh enzim dan senyawa yang terkandung di kedua buah tersebut. Ketika bereaksi secara bersamaan, kandungan senyawanya itu dapat memicu masalah pencernaan serius.

2. Pisang

Pisang dan melon memiliki waktu cerna yang berbeda. Melon lebih mudah dicerna karena memiliki kandungan air yang tinggi. Sedangkan pisang merupakan buah yang padat akan nutrisi sehingga membutuhkan waktu yang cenderung lebih lama untuk dicerna.

Memakan keduanya secara bersamaan dapat menimbulkan berbagai masalah pencernaan, seperti perut kembung, begah, dan gangguan pencernaan lainnya yang tentunya akan terasa tidak nyaman.

3. Jeruk

Hindari memakan melon di waktu yang sama dengan jeruk atau buah asam lainnya.

Tingkat keasaman yang tinggi dapat menghambat proses pencernaan buah melon hingga menimbulkan risiko gangguan pencernaan, seperti naiknya asam lambung, kembung, dan rasa tidak nyaman pada perut.

4. Makanan Pedas

Jus melon mungkin terasa cocok jika diminum setelah memakan makanan pedas. Namun, mengonsumsi keduanya di waktu bersamaan sangat tidak disarankan.

Makanan pedas dapat menimbulkan iritasi pada lapisan lambung dan memperburuk masalah pencernaan jika dikonsumsi bersama dengan melon. Sebaiknya, beri jeda waktu selama dua atau tiga jam jika ingin mengonsumsi melon setelah makan makanan pedas.


5. Seblak

Seblak merupakan makanan asal Jawa Barat yang sangat populer berkat cita rasa pedasnya yang gurih serta aroma kencurnya yang khas. Namun, rasa pedas pada seblak justru menjadi ancaman bagi kesehatan sistem pencernaan.

Sebaiknya hindari makan melon langsung setelah makan seblak karena kombinasi makanan pedas dan berlemak tinggi dengan melon dapat mengiritasi lambung, menyebabkan kembung, serta memperlambat pencernaan. Melon sebaiknya dikonsumsi sendiri atau beri jeda waktu minimal 30-60 menit setelah makan berat

6. Minuman Bersoda

Meski terasa menyegarkan, soda dikenal sebagai salah satu minuman yang rentan terhadap gangguan pencernaan. Kandungan gas karbon dioksida dan asam fosfatnya dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti kembung, begah, sendawa berlebih, hingga iritasi.

Karbonasi dalam soda, saat bertemu dengan buah yang kaya air dan gula, menghasilkan gas yang berlebihan di perut.

7. Gorengan

Gorengan termasuk jajanan tradisional yang banyak digemari oleh semua kalangan. Namun, makanan ini tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan buah melon

Gorengan memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga membutuhkan waktu pencernaan lebih lama. Berbeda dengan melon yang bisa lebih cepat dicerna berkat kandungan airnya yang tinggi. Menggabungkan keduanya dapat memicu masalah pencernaan ekstrim, seperti kembung dan begah.

8. Telur

Telur juga masuk ke dalam daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan melon. Telur kaya protein lambat dicerna, sementara melon kaya air dan gula alami cepat dicerna.

Kombinasi ini dapat memicu perut kembung, gas, dan rasa tidak nyaman di area lambung. Jika ingin tetap memakan keduanya, kamu dapat memberi jeda waktu sekitar satu hingga dua jam.



(asr/KHS)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement