Benarkah Mode Hemat Daya di Ponsel Malah Bikin Baterai Bocor?
Mode daya hemat atau power saving mode sering digunakan ketika pengguna ingin menjaga baterai di ponselnya tidak cepat habis.
Mode tersebut akan membuat ponsel bekerja dengan membatasi aktivitas latar belakang, menurunkan kinerja CPU/GPU, mengurangi kecerahan layar, mematikan animasi, hingga menonaktifkan fitur boros baterai seperti 5G, Always On Display dan sinkronisasi otomatis.
Namun, baru-baru ini heboh pembahasan tentang mode daya hemat atau power saving mode bisa membuat baterai di ponsel menjadi bocor.
Penggunaan mode daya hemat tidak akan membuat ponselmu rusak namun membiarkannya menyala terus-menerus memungkinkan bakal membuatmu tidak menyukai ponsel yang kamu pegang sekarang.
Mengaktifkan mode hemat daya sepanjang hari akan membuat ponsel menjadi lambat. Notifikasi penting hingga beberapa aplikasi akan berhenti untuk sementara. Dalam laporan dari Chargie, penggunaan mode daya hemat itu diibaratkan seperti ban cadangan di mobil.
Ban cadangan itu adalah penyelamat saat terjadi ban kempes namun ban itu tentunya tidak akan digunakan setiap hari untuk mengemudi. Ban cadangan tersebut berguna untuk perbaikan sementara bukan digunakan secara permanen. Begitu pula cara kerja mode daya hemat.
Awalnya penghematan daya ini hanya sebuah fitur biasa. Mode daya hemat akan mengurangi fitur secara menyeluruh untuk menghemat sedikit daya. Cara ini berhasil namun sering membuat ponsel terasa berat hanya untuk mendapatkan sedikit waktu layar tambahan.
Perubahan besar terjadi saat Android mulai menggunakan fitur yang lebih cerdas dan mirip AI. Sehingga sistem ini akan mengamati cara pengguna menggunakan ponsel untuk mengetahui aplikasi mana saya yang bisa dibatasi secara diam-diam tanpa disadari pemiliknya.
(agn/fik)