Advertisement

Ghost Lagi Tur Dunia, Tobias Forge Malah Ingin Rehat karena Kangen Rumah

I Gde Kharisma | Insertlive
Tobias Forge Ghost
Ghost Lagi Tur Dunia, Tobias Forge Malah Ingin Rehat karena Kangen Rumah / Foto: Instagram/thebandghost
Jakarta -

Tobias Forge mengaku ingin rehat sejenak dari dunia musik usai tur dunia bertajuk Skeletour yang sedang dijalankan Ghost saat ini.

Tur dunia tersebut digelar dalam rangka untuk merayakan album baru Ghost yang berjudul Skeleta.

Bukan tanpa dalih yang jelas, Forge mengaku sangat merindukan berada di rumah untuk sementara waktu.

Keinginan untuk rehat tersebut diungkapkan Forge saat berbincang di acara Full Metal Jackie.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Forge ditanya perihal kehidupannya di luar kesibukan bersama band Ghost.

Siapa sangka, Forge rupanya homesick dan ingin istirahat sejenak dari musik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

"Saya memiliki dua anak yang menunggu di rumah bersama istri saya selama 15 tahun, dan mungkin itu menunjukkan sesuatu tentang diri saya bahwa hal itu bukanlah faktor pendorong yang cukup selama tahun-tahun tersebut," jelasnya.

"Percayalah, saya merasa buruk, tetapi saya telah sampai pada titik di mana saya merasa, secara fisik dan mental, saya perlu berada di rumah. Anak-anak saya berusia 17 tahun, mereka tidak akan ada di sekitar saya untuk waktu yang sangat lama," sambungnya.

Selain itu, Forge memutuskan untuk rehat agar bisa mencari inspirasi dan ide kreatif terkait proyek sampingan.

"Satu-satunya cara bagi saya untuk mendapatkan ide baru dan inspirasi baru adalah dengan menjauh sejenak. Sesederhana itu. Tapi bukan berarti saya tidak melakukan apa pun. Saya sedang mengerjakan dua proyek film," ujar Forge.

"Tepat sebelum saya berangkat tur, saya sedang merekam album lain dengan proyek lain. Jadi saya punya banyak sekali rencana untuk tahun-tahun mendatang. Dan juga hobi yang telah saya kesampingkan karena selama 15 tahun terakhir Ghost telah menjadi sesuatu yang tak terduga," sambungnya.

Forge lantas menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari keluarga. Ia merasa tak akan bisa meraih pencapaian saat ini tanpa itu semua.

"Mereka tahu bahwa untuk mewujudkan hal ini, saya perlu melakukan ini. Dan selama bertahun-tahun saya sangat khawatir tentang momentum dan bagaimana mempertahankannya karena saya memiliki begitu banyak ide dan saya tidak ingin kehilangan kecepatan," ungkap Forge.

"Saya sampai pada titik di mana saya sebenarnya tidak masalah jika momentumnya hilang. Tidak apa-apa. Saya baik-baik saja. Saya merasa nyaman dengan itu. Jika saya kehilangan momentumnya, tidak apa-apa," sambungnya.

Terkait nasib Ghost di masa depan, Forge rupanya ingin membubarkan band yang telah membesarkan namanya di dunia musik.

"Saya rasa mungkin akan ada akhir dari penceritaan ini karena tidak produktif jika terus berlanjut seperti sinetron tanpa akhir," kata Forge.

"Jika penggemar membutuhkan latar belakang cerita agar menyukai band ini, maka elemen itu mungkin akan segera berakhir." sambungnya.

Pengakuan dari Forge ini menjadi gambaran bagaimana seorang bintang rock juga punya kerinduan terhadap rumah dan keluarga.

(dis/fik)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement