Advertisement

Cara Menghitung Gaji Prorate Karyawan dengan Mudah

INSERTLIVE | Insertlive
Ilustrasi uang
Cara Menghitung Gaji Prorate Karyawan dengan Mudah/Foto: Photo by Alexander Grey on Unsplash
Jakarta -

Gaji prorate adalah pembayaran upah secara proporsional yang diberikan kepada karyawan yang bekerja hanya untuk sebagian periode dalam satu bulan.

Perhitungan gaji prorate ini biasanya terjadi jika karyawan baru bergabung atau berhenti bekerja di tengah bulan berjalan.

Tidak hanya untuk yang mulai atau berhenti bekerja di tengah-tengah bulan, perhitungan gaji prorate juga dilakukan ketika menentukan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk karyawan yang masa kerjanya belum satu tahun.

Dalam menghitung gaji prorate, metode yang paling sering digunakan karena perhitungannya yang sederhana dan adil.

Advertisement

Rumusnya adalah:

(Jumlah Hari Kerja Dijalani / Total Hari Kerja Sebulan) x Gaji Bulanan

Contoh Simulasi:

  • Gaji Bulanan: Rp 6.000.000
  • Total Hari Kerja (Full): 22 Hari (Asumsi Senin-Jumat)
  • Hari Kerja yang Dijalani: 12 Hari

Perhitungan:

  • = (12 / 22) x Rp 6.000.000
  • = Rp 3.272.727,-

Selain metode tersebut, ada pula metode perhitungan berdasarkan jam kerja. Metode ini merujuk pada ketentuan Kepmenakertrans dan biasanya digunakan untuk perhitungan yang sangat detail terkait jam kerja.

Rumus Upah Per Jam:

  • Gaji Bulanan / 173

Rumus Gaji Prorate:

Total Jam Kerja Dijalani x Upah Per Jam

Contoh Simulasi:

  • Gaji Bulanan: Rp 6.000.000
  • Upah Per Jam: Rp 6.000.000 / 173 = Rp 34.682
  • Total Jam Kerja: 80 Jam

Perhitungan:

  • = 80 jam x Rp 34.682
  • = Rp 2.774.560,-.
(dia/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement