Advertisement

Respons Paul Dano Usai Disebut Quentin Tarantino Sebagai Aktor Lemah

Insertlive | Insertlive
Paul Dano
Respons Paul Dano Usai Disebut Quentin Tarantino Sebagai Aktor Lemah / Foto: Instagram
Jakarta -

Paul Dano akhirnya angkat bicara menanggapi pernyataan pedas sutradara Quentin Tarantino yang menyebut dirinya sebagai aktor lemah dan tidak menarik.

Komentar kontroversial itu sempat memicu gelombang reaksi dari para pelaku industri film Hollywood, yang ramai-ramai membela Dano.

Quentin Tarantino melontarkan kritik tersebut saat menjadi bintang tamu dalam The Bret Easton Ellis Podcast pada Desember 2025.

Dalam perbincangan itu, sutradara Django Unchained tersebut menyebut Paul Dano sebagai satu-satunya kelemahan dalam film There Will Be Blood (2007), yang dibintangi Daniel Day-Lewis.

Advertisement

Tarantino bahkan secara terang-terangan menyebut Dano sebagai aktor yang sangat lemah dan tidak menarik.

Ketika pembawa acara podcast berpendapat bahwa penampilan Daniel Day-Lewis yang luar biasa mungkin menutupi peran Dano, Tarantino justru menimpali dengan nada lebih tajam.

Ia justru mempertanyakan keputusan memasangkan aktor sekelas Day-Lewis dengan aktor pria terlemah.

Pernyataan tersebut langsung menuai kritik luas dan menjadi perbincangan panas di Hollywood.

Namun, Paul Dano memilih diam hingga akhirnya ditanya langsung oleh Variety saat menghadiri Festival Film Sundance pada Rabu (28/1).

Menanggapi dukungan besar dari sesama aktor dan sineas, Dano menyampaikan rasa terima kasihnya dengan nada tenang.

"Itu sangat menyenangkan. Saya juga sangat berterima kasih karena dunia telah membela saya sehingga saya tidak perlu melakukannya sendiri," ujar Dano.

Dukungan paling vokal datang dari Toni Collette, lawan main Dano dalam film Little Miss Sunshine, yang turut hadir dalam acara peringatan 20 tahun film tersebut. Collette tak menutupi kekesalannya terhadap komentar Tarantino.

"Sialan orang itu!" kata Collette. "Dia pasti sedang mabuk. ... Itu sungguh membingungkan. Siapa yang melakukan hal seperti itu?" ungkapnya.

Pembelaan juga datang dari Jonathan Dayton, salah satu sutradara Little Miss Sunshine, yang menyebut komentar Tarantino sebagai sebuah aib.

Ia menilai kejujuran dan kedalaman akting Dano justru mungkin membuat Tarantino merasa tidak nyaman.

Sementara itu, Valerie Faris, sutradara lainnya, menyoroti cepatnya dukungan yang mengalir untuk Dano.

Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa Dano adalah sosok yang dicintai dan dihormati di industri film.

Paul Dano dikenal lewat berbagai film besar seperti The Batman, The Fabelmans, Prisoners, dan Love & Mercy.

Penampilannya dalam There Will Be Blood bahkan mengantarkannya pada nominasi Aktor Pendukung Terbaik BAFTA, serta nominasi Golden Globe dan dua Emmy Awards.

Sejumlah nama besar lain seperti Daniel Day-Lewis, George Clooney, hingga Matt Reeves juga turut menyuarakan dukungan.

Matt Reeves menyebut Dano sebagai aktor dan pribadi yang luar biasa. Sementara Ben Stiller menyebutnya sebagai aktor hebat yang konsisten memberi penampilan kuat.

Di tengah kritik yang terus mengalir, Tarantino sempat mengklarifikasi ucapannya dengan menyebut bahwa ia tidak menilai Dano tampil buruk, melainkan penampilannya tidak berarti menurut seleranya.

Ia bahkan menyamakan ketidaksukaannya terhadap Dano dengan aktor lain seperti Owen Wilson dan Matthew Lillard, yang juga sempat disinggung dalam podcast tersebut.

Meski demikian, respons tenang Paul Dano dan solidaritas luas dari komunitas film justru memperkuat posisinya sebagai salah satu aktor paling dihormati di generasinya-tanpa perlu membalas serangan secara langsung.

(ikh/ikh)

Komentar

!nsertlive