Advertisement

Begini Cara Syifa Hadju Deteksi Dini Kanker Payudara

ARM | Insertlive
Syifa Hadju
Begini Cara Syifa Hadju Deteksi Dini Kanker Payudara (Foto: instagram.com/syifahadju)
Jakarta -

Kanker payudara menjadi salah satu pembunuh paling tinggi wanita di dunia, termasuk Indonesia.

Banyak faktor yang bisa memicu timbulkan kanker payudara, salah satunya hormon yang diturunkan secara genetik.

Syifa Hadju mengaku memiliki risiko terkena kanker payudara. Sang tante pernah meninggal karena penyakit tersebut.

"Aku ada tante yang udah tiada sekarang, dia kena kanker payudara waktu kerja jadi diplomat di Jerman," kata Syifa Hadju saat ditemui usai menjadi pembicara di sebuah talkshow di Jakarta pada Rabu (2/10).

Advertisement

Meninggalnya sang tante menjadi titik bagi anggota keluarga untuk lebih awas dengan risiko terkena kanker.

Oleh sebab itu, sedari dini Syifa Hadju sudah diajari dan dibiasakan untuk mengecek daerah sekitar payudaranya.

"Itu salah satu titik aku aware sama kanker payudara padahal waktu itu waktu aku kecil," katanya.

"Dari keluarga aku udah mengajari aku harus cek (payudara), gerakannya kayak gimana mereka ngasih tahu," beber kekasih El Rumi tersebut.

Syifa HadjuSyifa Hadju/ Foto: Arman Maulana Azis

Mendeteksi dini ada atau tidaknya kanker payudara bisa dilakukan secara mandiri di rumah.

Wanita bisa mengecek bagian payudara hingga ke arah ketiak pada hari ketujuh hingga 10 sejak menstruasi.

Jika terasa ada benjolan dan tidak terasa sakit, segera melakukan pengecekan ke dokter.

Gerakan periksa payudara sendiri (SADARI) ini digagas oleh Charm yang bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia yang bertujuan agar wanita bisa lebih awas terhadap risiko terserang kanker.

(arm)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement