Tinggalkan Harta Triliunan, Penyebab Kematian Juragan Kripto Masih Misteri

agn | Insertlive
Kamis, 01 Dec 2022 12:30 WIB
Awal tahun ini, perusahaan miliknya sudah menorehkan valuasi USD 3 miliar (Rp 47,1 triliun) dengan pendanaan USD 200 juta (Rp 3,1 triliun). Ini dikarenakan peranan TT dalam memimpin dikatakan sangat bagus, ditambah rasa ingin kolaborasi dan menolong sesama baik individual atau antar startup.
Jakarta, Insertlive -

Tiantian Kullander juragan kripto pendiri perusahaan aset digital Amber Group asal Hong Kong meninggal dunia pada Rabu (23/11).

Ia meninggal dunia pada usia yang masih sangat muda yaitu 30 tahun saat sedang tidur.

Namun, kematian Tiantian pun disebut masih misterius pasalnya tidak terungkap apa penyebab pengusaha muda itu meninggal dunia.


Pihak Amber Group juga mengumumkan kematian Tiantian tanpa mengungkapkan penyebabnya.

Kepergian Tiantian Kullander ini sangat mengejutkan dan menimbulkan rasa penasaran banyak orang di dunia bisnis tentang penyebab kematiannya.

Dalam berbagai fokus kripto dan website juga ramai dengan pertanyaan hingga topik soal penyebab kematian Tiantian hingga penyakit yang diidap bos kripto itu.

"Dia menaruh hati dan jiwanya ke dalam perusahaan, di setiap tahap pertumbuhannya. Dia memimpin dengan memberi contoh dengan kecerdasan, kemurahan hati, kerendahan hati, ketekunan, dan kreativitasnya," isi pernyataan dari perusahaan mengutip detikcom.

Tiantian mendirikan Amber Group bersama temannya pada 2017 lalu. Kekayaannya diperkirakan telah mencapai Rp47,2 triliun.

Tiantian Kullander telah menikah dengan seorang influencer di media sosial yang bernama Monica Qian. Pasangan itu telah dikaruniai seorang anak laki-laki.

(agn/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER