Kesandung Kasus Pelecehan Seks, Adik Raja Charles Pilih Damai Rp188 M

Insertlive | Insertlive
Kamis, 10 Nov 2022 13:15 WIB
Pangeran Andrew Foto: Instagram @hrhthedukeofyork
Jakarta, Insertlive -

Pangeran Andrew, adik dari Raja Charles III, terlibat kasus pelecehan seksual akibat laporan dari seorang wanita bernama Virgina Roberts.

Virginia menyebut Pangeran Andrew pernah memaksanya untuk berhubungan seksual saat usianya masih 17 tahun.

Wanita yang kini telah berusia 38 tahun itu menuding Andrew melakukan pelecehan seksual di rumah Ghislaine Maxwell, seorang sosialita dan teman dari Jeffrey Epstein pada Maret 2001 silam.


Virginia lantas melayangkan gugutan kepada Andrew yang telah memperdagangkannya melalui Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.

Kasus tersebut sempat menuju kesepakatan damai pada Februari 2022 lalu.

(FILES) In this file photo taken on May 10, 2016 Britain's Prince Andrew, Duke of York (C) speaks to guests in the garden of Buckingham Palace in London as up to 8,000 guests attend the first royal garden party of the year on May 10, 2016. - Britain's Prince Andrew has said on August 18, 2019 he was (FILES) In this file photo taken on May 10, 2016 Britain's Prince Andrew, Duke of York (C) speaks to guests in the garden of Buckingham Palace in London as up to 8,000 guests attend the first royal garden party of the year on May 10, 2016. - Britain's Prince Andrew has said on August 18, 2019 he was "appalled" by allegations of sexual abuse surrounding Jeffrey Epstein after a video was released purporting to show him at the home of the convicted paedophile in 2010. (Photo by John Stillwell / POOL / AFP)/ Foto: AFP

Pangeran Andrew dan Virginia sepakat menyelesaikan kasus tersebut melalui jalan damai di luar pengadilan, yakni dengan perjanjian bahwa Kerajaan Inggris akan memberikan sumbangan untuk badan amal milik Virginia yang mendukung korban perdagangan seks.

Kala itu, pihak Pangeran Andrew tidak mengungkapkan jumlah uang tersebut kepada publik.

Namun, berdasarkan Daily Mail, Pangeran Andrew memberikan sekitar Rp188 Miliar sebagai uang damai dengan Virginia.

Hal ini terungkap ketika seorang sumber mempertanyakan klaim Virginia bahwa dirinya keliru dalam mengidentifikasi Alan Dershowitz sebagai pelaku pelecehan seksual, selain Pangeran Andrew.

"Bagaimana seseorang bisa 'salah' mengira tentang sesuatu yang begitu serius?," kata seorang sumber kepada Daily Mail.

"Aku yakin pasti Andrew sekarang bertanya-tanya mengapa dia awal tahun ini berdamai dengan membayar Virginia Rp188 juta, setelah dia mengakui mungkin salah dalam mengira Dershowitz," sambungnya.

Sumber anonim tersebut menganggap Pangeran Andrew bodoh telah memberikan uang damai. Sebab, mungkin saja Virginia juga salah mengenali Andrew.

Namun, seseorang yang dekat dengan Virginia bersikeras bahwa mereka tidak akan salah dalam mengidentifikasi Pangeran Andrew, karena adik Raja Charles III itu sangat terkenal.

(KHS/syf)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER