Asal Usul Ramalan Zodiak Dipercaya Banyak Orang

Nabila Sahma | Insertlive
Selasa, 30 Aug 2022 21:40 WIB
Zodiak
Jakarta, Insertlive -

Ramalan zodiak menjadi topik yang selalu dicari dari dahulu sampai sekarang. Ramalan zodiak mulai dari perihal jodoh, keuangan, dan keberuntungan selalu diminati oleh banyak orang.

Sampai saat ini ramalan zodiak dapat kita temui di setiap media digital maupun cetak. Bahkan masih banyak orang yang menantikan ramalan zodiak mingguan untuk melihat nasib mereka. Sebenarnya apa sih zodiak itu? Yuk, simak penjelasannya berikut.

Mengenal Dua Tipe Zodiak

Ramalan zodiak berasal dari letak astrologi yang menerangkan sebuah imajinasi. Yunani kuno menciptakan kata zodiak sekitar abad ke-4 SM. Kata zodiak berarti lingkaran hewan (zoodiacos cyclos).


Ramalan zodiak dilihat dari rasi-rasi bintang di langit. Rasi bintang yang dipercaya oleh peradaban Lembah Sungai Eufrat ada enam, yaitu Capricorn, Pisces, Taurus, Cancer, Virgo, dan Scorpio. Namun seiring berjalannya waktu, rasi bintang tersebut dipecah menjadi 12 karena penampakan rasi setiap tahun yang terjadi setiap 12 kali.

IKUTI QUIZ

Rasi bintang yang bergerak ini dihubungkan dengan nasib manusia karena berhubungan dengan pergerakan benda-benda alam semesta. Ilmu yang mempelajari tentang hal ini disebut dengan ilmu astrologi. Unsur astrologi ini didasarkan pada kedudukan matahari.

Kedudukan matahari yang terbagi menjadi dua, juga membagi zodiak menjadi dua tipe. Dua tipe zodiak adalah astrologi tropical dan astrologi sidereal.

Astrologi tropical (astrologi tropis) menghasilkan zodiak populer yang selama ini kita kenal. Astrologi tipe ini menganut sistem tropical berdasarkan perhitungan yang dimulai saat posisi matahari di Vernal Equinox. Vernal Equinox berarti pergerakan matahari, di mana dapat diartikan zodiak ini dilihat dari sudut pandang bumi yang memiliki sudut pandang bahwa siang dan malam memiliki waktu yang sama panjang, yaitu 12 jam.

Momen dimulainya astrologi ini ditandai dengan Aries Season (Transisi Sun ke Zodiak Aries) di mana tiap tahunnya tepat terjadi di tanggal 21 Maret dan ini tidak berubah sejak 2.000+ tahun yang lalu.

Lalu astrologi sidereal (astrologi sideris) disebut juga dengan Vedic yang berarti bintang. Perhitungan astrologi ini fokus pada hubungan planet dengan zodiak, di mana sistem ini tidak percaya dengan melihat posisi matahari bisa menjadi acuan untuk perputaran 12 Zodiak.

Karena pada dasarnya Equinox (pergerakan matahari di atas titik equator) akan selalu berubah setiap 72 tahun di mana Zodiak akan mundur 1 derajat dari posisi awalnya.

Perhitungan sidereal ini juga digunakan di astronomi karena mengikuti posisi planet yang sebenarnya. Maka itu kalau selama ini kamu mengenal dirimu sebagai Sagittarius Sun, jika dihitung menurut sistem Sidereal kamu sebenarnya adalah Scorpio Sun.

ZodiakZodiak/ Foto: iStock

Awal Mula Kemunculan 12 Zodiak

Ramalan zodiak yang sangat populer saat ini berasal dari ilmu astrologi yang muncul sejak tahun 400 SM lalu. Ilmu ini dibuat oleh bangsa Mesir Kuno yang kemudian kata Zodiak dipatenkan menjadi nama-nama zodiak. Kemudian ilmu ini dikembangkan oleh bangsa Babilonia yang berada di Mesopotamia (berada di antara sungai Tigris dan Eufrat bagian tenggara Irak).

Bangsa Babel yang merupakan penyembah benda-benda langit memang meyakini benda-benda langit sebagai dewa-dewi yang dapat memprediksi masa depan melalui pergerakannya.

Pada tahun 539 SM Persia mengambil alih kekuasaan dan membuat bangsa Babel pergi ke daratan Eropa Selatan (Romawi dan Yunani). Saat itulah mereka mulai mempraktikan ramalan zodiak.

Ini dia asal usul ramalan zodiak 12 simbol berikut.

Aquarius (20 Januari - 18 Februari)

Zodiak ini dimulai dari kisah ini tentang Ganymedes, pangeran yang sangat tampan. Zeus mengubah dirinya menjadi elang dan menculik Ganymedes ke Olympus. Zeus menugaskan dirinya untuk menjadi juru minum pribadinya yang merupakan sebuah jabatan yang cukup tinggi. Namun, lambat laun Ganymedes merasa muak dan akhirnya yang ia lakukan adalah menuangkan seluruh air, ambrosia, dan anggur yang ada, sehingga terjadi hujan tak berkesudahan di bumi dan terjadilah air bah. Melihat hal itu, Zeus menyadari tindakannya yang jahat kepada Ganymedes. Kejadian itu membuat Zeus memberikan sebuah tempat di rasi bintang sebagai zodiak Aquarius.

Pisces (19 Februari - 20 Maret)

Asal usul zodiak ini dimulai saat Typhon yang merupakan monster paling besar dan paling mengerikan kala itu mendeklarasikan peperangan kepada semua Dewa Olympus. Saat itu seluruh dewa melakukan penyamaran untuk menyerang Typhon. Dewi Cinta dan Kecantikan Aphrodite dan Eros, anaknya, menyelam ke kedalaman laut dan mengambil 2 ekor ikan.

Typhon berhasil dikalahkan dan semua dewa kembali ke bentuk asalnya. Aphrodite dan anaknya merasa berterima kasih atas ikan yang sudah meminjamkan bentuk mereka. Ia lalu memberikan tempat kepada ikan di rasi bintang sebagai zodiak Pisces yang menjadi zodiak terakhir dalam mitologi Zodiak Yunani.

Aries (21 Maret - 19 April)

Aries berasal dari tokoh mitologi domba jantan berbulu emas yang dapat terbang, yaitu Chrysomallus. Peri Awan Nephele mengirim Chrysomallus untuk menyelamatkan kedua anaknya, Phrixus dan Helle. Phrixus dan Helle akan dikorbankan kepada para dewa.

Lambang tanduk emas pada Aries adalah simbol dari domba tersebut. Ketika menyelamatkan kedua anak Peri Awan Nephele, salah satunya jatuh dan meninggal.

Merasa bersalah, ia terbang ke surga untuk mengorbankan dirinya sendiri kepada para dewa. Atas jasanya ini, Chrysomallus mendapat sebuah tempat di para bintang sebagai konstelasi Aries oleh Zeus.

Taurus (20 April - 20 Mei)

Menurut mitologi Yunani, banteng jantan Taurus sebenarnya adalah Dewa Zeus, yang katanya memang hobi mengubah-ngubah diri.

Europa, seorang putri dari wilayah Phoenicia di Timur Tengah, menarik perhatian Zeus. Zeus menampakkan dirinya dalam bentuk banteng putih yang mengagumkan untuk menarik hati Europa. Europa tertarik dan menaiki banteng tersebut hingga akhirnya mereka pergi melintasi samudra ke sebuah wilayah di Yunani Kuno. Namun, di sana Zeus mengubah dirinya lagi menyerupai elang lalu memperkosa Europa. Atas tindakan dan perselingkuhan tersebut, Zeus meletakkan lambang banteng di antara para bintang-bintang Taurus.

Gemini (21 Mei - 20 Juni)

Gemini disimbolkan dengan dua anak kembar yang berasal dari tokoh mitologi Yunani, Castor dan Pollux. Mereka adalah kakak beradik kembar, anak dari Leda dengan ayah yang berbeda. Ayah Castor adalah Tyndarius, seorang raja dari Sparta, sedangkan ayah Pollux adalah Dewa Zeus. Mereka tampan dan sama-sama senang berpetualang.

Sebagai darah daging Zeus, Pollux abadi. Castor dan Pollux memiliki hubungan yang sangat erat. Setelah dewasa, Castor dikenal sebagai penunggang kuda yang hebat, dan Pollux dikenal sebagai seseorang dengan kekuatan yang luar biasa.

Di sebuah perang, Castor gugur dan Pollux merasa sangat putus asa. Ia meminta Zeus untuk mencabut keabadiannya agar ia bisa meninggal. Namun, Zeus menolaknya. Zeus membuat mereka berdua bersama selamanya sebagai konstelasi bintang kembar, yaitu Gemini.

Cancer (21 Juni - 22 Juli)

Zodiak ini berasal dari kisah Hercules (Heracles) yang ditugaskan untuk membunuh Lernaean Hydra. Lernaean Hydra adalah seekor ular air dengan ratusan kepala. Hera, istri Zeus yang juga salah satu musuh Hercules, memerintahkan seekor kepiting raksasa untuk turut membantu Hydra melawan Hercules.

Kepiting raksasa tersebut sempat berhasil membuat Hercules kesakitan dengan capitnya, tapi Hercules berhasil menghancurkan sang kepiting. Meskipun sang kepiting kalah, Hera tetap merasa bangga terhadapnya dan memberikan tempat di kalangan bintang sebagai Cancer.

Leo (23 Juli - 22 Agustus)

Zodiak dengan lambang singa ini juga berasal dari kisah Hercules. Singa Nemean yang berbulu emas dan memiliki kulit yang tidak dapat ditembus oleh senjata apa pun menjadi rintangan pertama Hercules.

Singa Nemean berhasil dibunuh Hercules dengan melemparkan potongan kayu ke arah tenggorokannya. Ia mati tersedak. Hercules menggunakan cakar singa untuk merobek kulit singa tersebut, kemudian bulu-bulu singa ia gunakan sebagai pakaiannya untuk melindungi diri dalam perang selanjutnya. Pertarungan yang megah itu membuat Zeus menyediakan tempat kepada singa Nemean di rasi bintang untuk konstelasi Leo.

Virgo (23 Agustus - 22 September)

Kisah Pandora yang merupakan wanita yang diciptakan oleh Dewa Keterampilan Hephaestus menjadi asal mula zodiak Virgo. Pandora yang saat itu membuka kotak terlarang membuat seluruh kejahatan turun ke dunia, termasuk kematian. Hal tersebut membuat semua dewa yang ada di bumi kembali ke surga agar terhindar dari kejahatan-kejahatan itu.

Simbol wanita yang masih gadis pada zodiak Virgo melambangkan kesucian, kepolosan, dan kemurnian Dewi Astraea, Dewi yang paling terakhir kembali ke surga. Astraea diberikan tempat di rasi bintang sebagai bentuk peringatan dari hilangnya kesucian, kepolosan, dan kemurnian di bumi.

Libra (23 September - 22 Oktober)

Asal-usul zodiak Libra berasal dari kisah Dewi Keadilan Themis. Dewi Themis merupakan ibu dari Dewi Astraea dan letak mereka berdua saling berdampingan pada konstelasi rasi bintang. Simbol Libra mengingatkan bahwa keadilan dan kebenaran adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan dan tidak boleh terlupakan. Sesuai lambangnya, Libra melambangkan keadilan dan kebenaran.

Scorpio (23 Oktober - 21 November)

Kisah mitologi tentang kesombongan Orion sebagai pria tertampan dan tertinggi yang pernah ada menjadi asal-usul zodiak ini. Orion dengan lantang mengatakan bahwa dirinya dapat mengalahkan semua makhluk di bumi. Sifatnya yang sombong membuat Dewi Bumi Gaia mengirim seekor kalajengking untuk mengalahkan Orion. Orion mati tersengat racun kalajengking. Kemenangan kalajengking membuat Gaia menempatkan kalajengking tersebut di konstelasi bintang sebagai Scorpio.

Sagitarius (22 November - 21 Desember)

Zodiak Sagitarius berasal dari tokoh mitologi sebuah makhluk setengah kuda atau Chiron. Chiron adalah anak Poseidon dan memiliki keabadian. Ia abadi, tapi harus merasakan sakit yang luar biasa. Dalam sebuah perkelahian, Hercules menghindar dari panah beracun lawan dan menyebabkan panah itu mengenai kaki Chiron.

Dalam perjalanannya dengan Hercules, mereka bertemu dengan Prometheus, pencipta umat manusia yang terkurung. Chiron bersedia menggantikan posisi Prometheus yang terkurung agar Prometheus dapat terbebas. Keputusannya itu membuat Zeus menempatkan Chiron di konstelasi bintang sebagai zodiak Sagitarius.

Capricorn (22 Desember - 19 Januari)

Cerita tentang Capricorn berawal dari dewa bernama Pan. Pada suatu hari ia melompat ke air karena menghindar dari monster Phyton. Ketika melompat, Pan mengubah dirinya menjadi hewan. Di permukaan air, badannya berupa kambing dan yang di dalam air berupa ikan. Itulah sebabnya terkadang simbol Capricorn berupa kambing jantan berjanggut ditambahkan dengan ekor.

Creative glowing astrologic zodiac horoscope wallpaper. Astrology concept. 3D RenderingCreative glowing astrologic zodiac horoscope wallpaper. Astrology concept. 3D Rendering/ Foto: Getty Images/iStockphoto/peshkov

Simbol Zodiak

Ramalan zodiak yang berasal dari pergerakan rasi bintang ini memiliki simbolnya masing-masing berdasarkan asal usul terciptanya zodiak tersebut pada konstelasi rasi bintang di langit. Berikut adalah simbol 12 zodiak yang populer saat ini.

Aquarius. Simbol pembawa air pada zodiak ini menggambarkan Ganymede yang ditempatkan di surga sebagai juru minuman para dewa.

Pisces. Simbol ikan pada zodiak ini terkait dengan mitos Yunani tentang Aphrodite dan Eros, yang melompat ke sungai untuk melarikan diri dari monster Typhon dan berubah menjadi ikan agar bisa ke tempat aman.

Aries. Simbol dari zodiak ini adalah domba jantan. Domba jantan yang coba digambarkan adalah Chrysomallus, domba terbang dan berbulu emas yang menyelamatkan Phrixus dan Helle, anak-anak raja Boeotian Athamas.

Taurus. Digambarkan dengan simbol banteng, karena saat Zeus dapat menjelma sebagai banteng saat melakukan penjelmaan sebagai hewan.

Gemini. Memiliki simbol orang kembar. Orang kembar tersebut adalah Castor dan Pollux.

Cancer. Digambarkan dengan simbol kepiting karena kepiting mencapit Hercules saat melakukan penyerangan kepada Hydra Lernaean.

Leo. Singa yang digambarkan pada zodiak ini adalah singa Nemea yang dibunuh oleh Hercules.

Virgo. Disimbolkan dengan seorang gadis yang didasarkan pada Astraea atau dikaitkan juga sebagai dewi kesuburan (Ishtar Babilonia dan Asyur) atau gadis panen (Persephone Yunani dan lainnya).

Libra. Simbol timbangan pada zodiak ini dipegang oleh seorang perempuan bernama Astrea, dewi romawi yang menggambarkan keseimbangan dan keadilan.

Scorpio. Kalajengking menjadi simbol zodiak ini karena kalajengking pernah menyengat Orion sampai mati.

Sagitarius. Digambarkan dengan simbol pemanah yang merupakan setengah manusia dan setengah kuda. Ia adalah sosok dengan kecerdasan sangat tinggi sehingga dapat membentuk jembatan antara Bumi dan Surga.

Capricorn. Digambarkan dengan kambing bertanduk atau kambing laut. Hal ini terjadi karena pada saat itu monster Typhon terjun ke air dan mengubah dirinya menjadi setengah kambing dan setengah ikan.

ZodiakZodiak/ Foto: Pixabay

Pada zaman dulu, ramalan zodiak datang dari mulut ke mulut, tapi sekarang ramalan zodiak bisa kita saksikan secara luas di mana pun. Tidak perlu ke peramal sekalipun, jika kita ingin mengetahui ramalan zodiak kita hari ini kita bisa lihat di media massa. Bahkan ada juga layanan gratis yang menyediakan ramalan zodiak secara khusus untuk kamu di internet.

Kadang berawal dari iseng, kita bisa mantengin portal ramalan zodiak seharian.

Nah kalau kamu gimana nih, apakah termasuk orang yang percaya ramalan zodiak atau enggak?

(Nabila Sahma/and)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER