Gagal Modernisasi Kerajaan, Meghan Markle Disebut Kesal

Insertlive | Insertlive
Jumat, 26 Aug 2022 09:30 WIB
BIRKENHEAD, ENGLAND - JANUARY 14: Prince Harry, Duke of Sussex and Meghan, Duchess of Sussex visit Hamilton Square on January 14, 2019 in Birkenhead, United Kingdom. (Photo by Neil Mockford/GC Images)
Jakarta, Insertlive -

Meghan Markle dan Pangeran Harry rupanya mempunyai tujuan untuk mengubah budaya Kerajaan Inggris menjadi lebih modern.

Seorang penulis biografi kerajaan yang bernama Angel Levin membeberkan bagaimana Meghan Markle dan Pangeran Harry berusaha mengubah budaya yang selama ini berlaku di kerajaan.

Mengutip The News, pasangan tersebut ingin membuat alternatif dalam kehidupan di kerjaan.


"Saat mereka ke Amerika, saat pergi ke PBB, mereka bukan hanya sebagai orang yang ingin tahu dan bagian dari kami, melainkan juga dengan kredensial yang baik. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai tekad untuk menunjukkan bahwa yang mereka jalani saat ini adalah yang terbaik," ungkap Angela Levin.

IKUTI QUIZ
Meghan Markle & Pangeran Harry di Invictus Games 2022Meghan Markle & Pangeran Harry di Invictus Games 2022/ Foto: dok. AP

Angela Levin kemudian menyebut Duke and Duchess of Sussex itu merasa kesal karena gagal memodernisasi kerajaan.

"Kurasa, Meghan yang tidak suka kekalahan merasa kesal kepada keluarga kerajaan karena tidak membiarkannya memodernisasi kerajaan," ujarnya.

"Aku mungkin salah, aku harap seperti itu (salah). Namun, kesannya mereka tidak ingin menjadi anggota bangsawan, tetapi tetap ingin menyandang gelar tersebut dengan erat," imbuhnya.

Levin juga mengatakan bahwa Meghan masih menggunakan gelar kerajaannya ke mana pun. Padahal, ia dan Harry telah sepakat untuk melepas gelar kerajaan.

"Itulah alasan aku merasa ada rencana besar untuk menunjukkan keburukan keluarga kerajaan. Kupikir dalam buku-buku Pangeran Harry dan wawancara mengerikan dengan Oprah Winfrey, mereka berusaha menghancurkan keluarga kerajaan dan monarki," pungkasnya.

Hingga saat ini, Meghan Markle dan Pangeran Harry belum membuka suara terkait hal ini.

(KHS/KHS)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER