Begini 5 Ciri Urine yang Jadi Tanda Kerusakan Ginjal pada Usia Muda
Begini 5 Ciri Urine yang Jadi Tanda Kerusakan Ginjal pada Usia Muda
Urine bisa menjadi salah satu tanda untuk mengetahui kondisi tubuh. Perubahan warna yang terjadi para urine pun perlu diperhatikan karena bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan salah satunya ginjal.
Jika organ tersebut terganggu, salah satu tanda yang terlihat yaitu ketika saat buang air kecil. Hal itu disampaikan oleh ahli urologi di Ruby Hall Clinic, India, Dr Bhati Singh Bhoopat.
"Salah satu tanda pertama dan paling jelas bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik sering terlihat pada urine," kata Dr Mittal, dalam laporan dari Times of India.
Lalu seperti apa ciri urine yang bisa menjadi tanda kerusakan pada ginjal? Simak beritanya di bawah.
Urine Berbusa secara Terus Menerus
Terdapat sedikit busa atau gelembung usai buang air kecil menjadi hal yang normal. Namun, jika urine sudah berbusa tebal dan bertahan lama maka kondisi Insertizen perlu diwaspadai.
"Ketika memiliki urine berbusa yang tampak mirip dengan telur yang digoreng atau buih di bir, biasanya itu menandakan proteinuria," beber Dr Bhoopat.
"Jika selalu berbusa, itu bisa menjadi tanda terlalu banyak protein yang bocor ke dalam urine," tambah Dr Varun Mittal dari Artemis Hospitals.
Warna Urine Berubah
Normalnya warna urine manusia adalah kuning pucat. Jika warna urine berubah menjadi kuning tua, merah, cokelat atau keruh bisa menjadi tanda masalah pada kesehatan.
Warna kuning tua tandanya tubuh mengalami dehidrasi dan oranye untuk dehidrasi berat. Jika urine berwarna merah bisa menjadi tanda infeksi, batu ginjal atau tumor.
Warna urine yang berwarna cokelat tua mengindikasikan masalah serius pada hati, penyakit ginjal. Terakhir yaitu jika urine keruh seringkali menjadi tanda infeksi saluran kemih.
"Jika urine berwarna kuning tua, cokelat, merah, dan bahkan keruh, itu bisa berarti ada sesuatu yang salah," tutur Dr Mittal.
Sering BAK pada Malam Hari
Tanda lain yang terlihat jika ginjal mengalami masalah yaitu sering buang air kecil (BAK) pada malam hari. Jika buang air kecil dilakukan sesekali tidak menjadi masalah. Tapi jika sering dilakukan maka menjadi tanda fungsi ginjal menurun.
"Jika mulai sering ke kamar mandi di malam hari, filter ginjal mungkin rusak," ucap Dr Bhoopat.
Urine Bau dan Keruh
Jika urine memiliki bau yang tajam dan keruh serta terjadi secara terus-menerus maka bisa menjadi tanda awal fungsi ginjal terganggu karena membuat racun menumpuk.
"Kondisi ini membuat urine bau amonia yang busuk," kata Dr Bhoopat.
Ada Rasa Nyeri
Jika timbul rasa nyeri, terbakar atau muncul darah saat buang air kecil sebaiknya Insertizen cek ke dokter. Hal itu bisa menjadi tanda infeksi atau peradangan pada saluran kemih yang berisiko menjalar ke ginjal.
"Infeksi dan peradangan dapat menjadi penyebab nyeri, ketidaknyamanan, dan sensasi terbakar," tutur Dr Mittal.
(agn/agn)