Advertisement

10 Negara Paling Religius di Dunia, Indonesia Peringkat Teratas

InsertLive | Insertlive
Jemaah salat Idulfitri di Keong Mas, TMII, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
10 Negara Paling Religius di Dunia, Indonesia Peringkat Teratas/Foto: Hans Wilhem/detikcom
Jakarta -

Kebiasaan beribadah ternyata berbeda-beda di setiap negara.

Ada yang menjadikannya rutinitas harian, ada pula yang hanya dilakukan sesekali.

Berdasarkan hasil riset global yang dilakukan oleh Pew Research Center, Indonesia justru menempati posisi paling atas sebagai negara dengan masyarakat paling rajin beribadah.

Data tersebut menunjukkan bahwa sekitar 95 persen warga Indonesia rutin melakukan ibadah setiap hari. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Advertisement

Tingginya angka ini mencerminkan betapa kuatnya nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Aktivitas spiritual tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga sudah menjadi bagian dari budaya.

Deretan Negara dengan Tingkat Ibadah Tertinggi

Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga memiliki tingkat religiusitas yang tinggi. Berikut daftar 10 negara dengan kebiasaan ibadah harian paling tinggi:

1. Indonesia, 269,3 juta (jumlah yang berdoa), 95% (persentase populasi berdoa harian)
2. Kenya 47,4 juta - 84%
3. Nigeria 195,5 juta - 84%
4. Malaysia 28,5 juta 80%
5. Filipina 91,5 juta - 79%
6. Brasil 161,1 juta - 76%
7. Bangladesh 130,2 juta - 75%
8. Ghana 25,1 juta - 73%
9. Sri Lanka 15,8 juta - 72%
10. Kolombia 37,6 juta - 71%

Negara-negara tersebut mayoritas berasal dari kawasan Asia dan Afrika, di mana kehidupan masyarakatnya masih sangat erat dengan ajaran agama.

Ada beberapa faktor yang membuat Indonesia unggul dalam hal ini. Salah satunya adalah peran keluarga yang sejak kecil sudah membiasakan anak-anak untuk beribadah.

Selain itu, lingkungan sosial yang religius juga ikut memperkuat kebiasaan tersebut.

Beragam kegiatan keagamaan yang rutin digelar turut mendorong masyarakat untuk terus menjalankan ibadah secara konsisten.

Keberagaman agama di Indonesia juga menjadi faktor penting. Masyarakat hidup berdampingan dengan latar belakang keyakinan yang berbeda, namun tetap menjunjung tinggi nilai spiritual masing-masing.

Meski menjadi yang paling rajin beribadah, posisi Indonesia bisa berbeda jika dilihat dari indikator lain, seperti tingkat religiusitas secara umum.

Beberapa lembaga internasional menggunakan parameter berbeda, seperti keyakinan, nilai hidup, hingga keterlibatan dalam kegiatan keagamaan secara luas. Hal ini membuat peringkat tiap negara bisa berubah tergantung metode penilaiannya.

(dis/fik)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement