Advertisement

6 Cara Mengatur Uang THR agar Tidak Langsung Habis Setelah Lebaran

Astrid Riyani | Insertlive
uang
6 Cara Mengatur Uang THR agar Tidak Habis Setelah Lebaran (Foto: Freepik/wirestock)
Jakarta -

6 Cara Mengatur Uang THR agar Tidak Langsung Habis Setelah Lebaran

Lebaran selalu menjadi perayaan yang paling dinanti-nantikan. Selain karena semarak silaturahmi dan kebersamaannya yang hangat, cairnya uang tunjangan hari raya (THR) juga menjadi salah satu sumber kebahagiaan di Idul Fitri.

Namun, banyak yang kebingungan untuk mengatur uang THR setelah menerimanya. Apakah uang tersebut harus diinvestasikan atau dibelanjakan untuk memenuhi keinginan. Memanajemen uang THR sangat penting supaya kondisi keuangan tetap stabil setelah lebaran. Terlebih lagi mengingat kebutuhan hidup yang biasanya selalu meningkat drastis saat Lebaran.

Agar tidak langsung habis setelah lebaran, berikut InsertLive rangkum enam cara mengatur uang THR dengan bijak.

1. Membuat Skala Prioritas

Membuat skala prioritas merupakan langkah penting pertama yang harus dilakukan setelah menerima pemasukan jenis apapun, termasuk dana THR. Bedakan kebutuhan mana yang harus dipenuhi lebih dulu dan yang masih bisa ditunda hingga mendekati hari raya.

Advertisement

Misalnya, tiket transportasi untuk mudik yang harus menjadi prioritas utama. Selain harus dibeli lebih awal, harganya juga sering kali lebih murah daripada membelinya saat mendekati hari keberangkatan. Sedangkan untuk baju lebaran atau hampers masih bisa dibeli ketika masih ada sisa THR lebih.

2. Sisihkan Sebagian untuk Investasi

Cara terbaik memanfaatkan dana THR adalah mengalokasikannya ke investasi. Langkah ini dapat mencegah pemakaian dana THR untuk keinginan impulsif. Dengan begitu, THR tidak hanya sekadar menjadi hadiah manis di hari raya, tetapi juga aset yang terus tumbuh dan memberikan keuntungan di bulan-bulan berikutnya.

Cobalah sisihkan setidaknya 10 persen untuk investasi. Setelah lebaran, kondisi keuangan pun tetap aman berkat aset investasi yang masih tersimpan.

3. Sisihkan untuk Dana Darurat

Selain investasi, dana darurat juga penting untuk kelangsungan finansial pascalebaran. Tidak ada yang tahu keadaan mendesak apa yang akan menimpa kita setelah momen lebaran. Sebagian THR dapat disisihkan untuk dana darurat agar bisa mengantisipasi pengeluaran tidak terduga, seperti biaya pengobatan, perbaikan kendaraan, atau keadaan darurat lainnya.

Dengan adanya dana darurat, kita jadi lebih tenang dalam menghadapi berbagai situasi tanpa merasa cemas harus mencari pinjaman atau menjual aset berharga.


4. Segera Lunasi Utang

Bagi yang masih memiliki utang saat menjelang Lebaran, dana THR bisa digunakan untuk melunasinya. Sebaiknya segera melunasi utang-utang tersebut, terutama pada cicilan dengan bunga yang cukup tinggi.

Langkah ini jauh lebih bermanfaat daripada membelanjakannya untuk barang tersier yang tidak dibutuhkan. Melunasi utang dengan segera dapat memberikan ketenangan pikiran dalam jangka panjang sekaligus mencegah keborosan dari tagihan akumulasi bunga cicilan.

5. Bayar Zakat atau Berdonasi

Setelah menerima rezeki, tidak ada salahnya menyisihkan sebagiannya untuk berdonasi. Bagi umat Muslim sendiri, zakat fitrah yang wajib dipenuhi menjelang Lebaran. Sebagian dari dana THR bisa dialokasikan untuk membayar zakat demi membantu mereka yang membutuhkan.

Berdonasi adalah cara bijak untuk berbagi kebahagiaan usai menerima rezeki. Cara ini juga menjadi wujud syukur atas rezeki yang telah diterima.

6. Tabung Uang THR

Jika masih ada sisa THR, jangan langsung menghabiskannya dalam sekejap. Alih-alih membelanjakannya untuk memenuhi keinginan sesaat, cobalah untuk menyimpannya di tabungan agar bisa digunakan untuk keperluan yang lebih penting di masa depan. Menabung adalah cara terbaik untuk memanajemen keuangan, termasuk pada dana THR.



(asr/KHS)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement