Advertisement

Vidi Aldiano Meninggal di Hari Baik Umat Islam, Ini Hal Istimewa 17 Ramadan

InsertLive | Insertlive
Vidi Aldiano
Vidi Aldiano Meninggal di Hari Baik Umat Islam, Ini Hal Istimewa 17 Ramadan/Foto: Instagram @vidialdiano
Jakarta -

Vidi Aldiano Meninggal di Hari Baik Umat Islam, Ini Hal Istimewa 17 Ramadan

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) pukul 16.33 WIB. Vidi wafat setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak tahun 2019.

"Telah berpulang ke rahmatullah Oxavia Aldiano pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 16.33 di kediamanya," tulis pesan keluarga.

Meninggalnya Vidi diketahui bertepatan dengan tanggal 17 Ramadan. Tanggal ini merupakan tanggal penting bagi umat Islam karena dalam sejarahnya berisi peristiwa-peristiwa penting, salah satunya turunnya Al-Qur'an untuk pertama kali kepada Nabi Muhammad Saw..

Tanggal 17 Ramadan juga dinilai menjadi hari yang baik dan penuh berkah sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah di hari ini.

Advertisement

Lalu, apa saja keistimewaan tanggal 17 Ramadan ini dan bagaimana pandangannya jika ada seseorang yang wafat di hari baik ini? Berikut penjelasannya:


Perang Badar hingga Peringatan Nuzulul Quran

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tanggal 17 Ramadan memiliki kedudukan yang sangat istimewa bagi umat Muslim, terutama di Indonesia, karena diyakini sebagai momen terjadinya peristiwa besar yang mengubah sejarah dunia.

Berikut beberapa peristiwa yang terjadi pada 17 Ramadan sepanjang sejarah Islam:

Malam 17 Ramadan memiliki kedudukan yang sangat istimewa bagi umat Muslim, terutama di Indonesia, karena diyakini sebagai momen terjadinya peristiwa besar yang mengubah sejarah dunia.

Berikut adalah beberapa keutamaan utama malam 17 Ramadan:

1. Peringatan Nuzulul Qur'an

Keutamaan yang paling utama yang terjadi pada 17 Ramadn adalah peristiwa turunnya Al-Qur'an untuk pertama kalinya kepada Nabi Muhammad Saw. di Gua Hira melalui Malaikat Jibril.

Turunnya Al-Qur'an menandai awal dari petunjuk hidup bagi umat manusia.

2. Terjadinya Perang Badar

Pada tanggal 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriah, terjadi Perang Badar, pertempuran besar pertama antara umat Islam dan kaum Quraisy.

Meskipun jumlah pasukan Muslim jauh lebih sedikit, Allah Swt. memberikan kemenangan yang nyata pada hari tersebut.

Hari ini disebut Yaumul Furqan (hari pembeda), karena kemenangan tersebut membedakan antara yang hak (benar) dan yang batil (salah).

3. Malam Penuh Keberkahan untuk Beribadah

Lantaran berkaitan dengan turunnya wahyu, malam ini menjadi momentum yang tepat untuk mempererat kedekatan dengan Al-Qur'an.

Menghidupkan malam 17 Ramadan dengan ibadah dipercaya membawa pahala yang berlipat ganda.

Amalan yang sangat dianjurkan adalah tadarus Al-Qur'an, salat malam, dan i'tikaf.

4. Wafatnya Istri Rasullulah Saw. Aisyah binti Abu Bakar

Hal bersejarah lain yang terjadi pada 17 Ramadan adalah wafatnya Aisyah binti Abu Bakar, istri Rasulullah Saw.

Aisya wafat pada 17 Ramaan 58 Hjriah dalam usia 67 tahun. Beliau meninggal di rumahnya di Madinah dan dimakamkan di pemakaman Jannat al-Baqi' pada malam ha setelah salat tahajud.



(dia/dia)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement