Advertisement

10 Sindiran untuk yang Pinjam Barang tapi Tak Dikembalikan Lagi, Bikin Ngena!

Astrid Riyani Atmaja | Insertlive
referensi
10 Sindiran untuk yang Pinjam Barang tapi Tak Dikembalikan Lagi, Bikin Ngena!/ Foto: Master1305/Freepik
Jakarta -

Saling pinjam meminjam barang sudah menjadi kegiatan yang biasa. Sayangnya, tidak semua orang punya kesadaran tinggi untuk segera mengembalikan barang yang telah dipinjam.

Tak jarang, orang yang meminjam justru lebih galak daripada yang meminjamkan. Alhasil, banyak orang yang takut untuk menagih hingga merelakan barang kesayangannya tersebut. Nah, solusinya, sindiran dengan kata-kata yang nyelekit mungkin bisa menjadi cara efektif untuk menyentil kesadaran si peminjam agar tidak selalu meminjam barang.


Bagi Insertizen yang butuh ide sindiran untuk orang yang pinjam barang, berikut ini InserLive sajikan beberapa kalimatnya. Dijamin bikin ngena!

1. "Saking lamanya barang itu di tangan kamu, aku sampai lupa kalau barang itu milikku."

2. "Rasanya kayak jadi donatur tetap, deh. Yang beli barangnya aku, yang sering pakai malah orang lain."

3. "Haruskah aku mulai buka jasa penyewaan barang? Soalnya, barang-barangku lebih sering ada di orang lain daripada aku."

4. "Kalau pinjam barang, kembalikan. Kalau tidak bisa mengembalikannya, jangan coba-coba pinjam barang dari orang lain!"

5. "Sesungguhnya orang yang meminjam barang tanpa mengembalikannya adalah golongan pencuri."

6. "Pinjam artinya menggunakan barang dalam waktu tertentu lalu dikembalikan saat sudah selesai dipakai. Sedangkan minta artinya barang itu sudah jadi milik kamu. Jadi, kamu pinjam apa minta?"

7. "Wah, barang itu kayaknya lebih sering di tempat kamu daripada di tempatku, ya? Jadi berasa punya kamu."

8. "Sepertinya barang itu sudah menjadi penghuni tetap di rumah kamu, ya. Jarang banget kelihatan di rumahku."

9. Jadwal pemakaian barang-barangku lagi padat nih. Sepertinya semua barang yang lagi dipinjam harus segera dikembalikan dulu."

10. "Yang beli aku, tapi kenapa yang lebih sering pakai justru malah kamu, ya?"

Advertisement

(Astrid Riyani Atmaja/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement