Cara Praktis Mengusir Bau Apek dari Tirai Jendela
Tirai jendela berperan penting sebagai pelindung ruangan dari debu serta kotoran yang masuk lewat jendela. Partikel-partikel tersebut kerap menempel pada tirai jendela hingga membuat jendela kotor dan lembap. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kotoran dan debu akan menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap atau bau apek.
Bau apek pada tirai jendela tentunya akan sangat mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Oleh karena itu, tirai harus dibersihkan secara menyeluruh agar bau apek tersebut hilang.
|
Baca Juga : 13 Pekerjaan yang Bikin Kamu Bisa Keliling Dunia
|
Nah, kali ini Insertlive punya cara praktis untuk mengusir bau apek dari tirai jendela tanpa perlu mencucinya. Simak ulasannya berikut ini.
1. Letakkan Baking Soda
Baking soda merupakan bahan alami yang efektif untuk menetralisir aroma tidak sedap pada tirai. Bubuk ini memiliki zat aktif yang dapat menyerap partikel bau tidak sedap dari serat kain. Metode ini sangat aman untuk digunakan pada berbagai jenis kain tirai.
Caranya, taburkan tipis bubuk baking soda secara merata ke seluruh permukaan tirai jendela. Jika tidak ingin mengotori tirai, kamu bisa menaruh semangkok baking soda di dekat tirai. Diamkan selama semalaman sampai proses penyerapan selesai. Kemudian, bersihkan sisa bubuk dari tirai menggunakan vakum atau gosok dengan lembut menggunakan sikat.
2. Semprot dengan Cuka Putih
Cuka putih dikenal sebagai cairan yang efektif untuk menghilangkan bau apek, termasuk pada kain. Cairan ini memiliki kandungan asam asetat tinggi yang dapat membunuh jamur dan bakteri penyebab aroma tidak sedap. Meski baunya sangat menyengat saat pertama kali disemprotkan, aroma tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah kering sekaligus membawa pergi bau tidak sedap dari kain.
Cara menggunakannya cukup mudah. Campurkan cuka putih dengan air ke dalam botol semprot dengan perbandingan yang sama. Setelah itu, semprotkan cairan cuka ke seluruh permukaan tirai. Kamu bisa menambahkan tetesan minyak wangi, seperti jeruk atau eukaliptus, untuk menghasilkan aroma yang lebih segar.
3. Semprot dengan Alkohol
Selain cuka putih, alkohol juga bisa digunakan sebagai pengusir bau apek dari tirai. Konsentrasi alkohol yang tinggi efektif menghilangkan bakteri, virus, dan jamur penyebab bau apek pada kain. Cairan ini aman untuk disemprotkan ke tirai yang bertekstur halus.
Pilih alkohol isopropil untuk membersihkan kain. Tuangkan bersama dengan air bersih ke dalam botol penyemprot. Setelah itu, semprotkan secara tipis ke seluruh permukaan tirai secara merata. Dalam beberapa menit, partikel alkohol akan mengikat bau yang tidak sedap dan menguap dengan sendirinya.
4. Steaming Menggunakan Garment Steamer
Jika ingin cara yang lebih modern, Insertizen bisa menerapkan teknik steaming menggunakan garment steamer atau alat pembersih uap. Alat ini menghasilkan uap panas yang dapat membunuh bakteri dan kuman secara menyeluruh. Cara ini sangat efektif untuk menyegarkan tirai tanpa khawatir merusak kain dengan sentuhan bahan kimia.
Alat ini sangat cocok digunakan untuk tirai berbahan tebal, seperti beludru atau linen tebal. Saat dinyalakan, pastikan untuk memberi jarak pada alat steaming sekitar 10-15 cm dari permukaan tirai supaya kain tidak rusak dengan uap panas berlebih.
5. Keringkan dengan Sinar Matahari
Bau apek biasanya muncul dari kain yang lembap dan berjamur. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kurangnya sirkulasi udara di area jendela. Untuk mengusir aroma tidak sedap tersebut, Insertizen bisa memanfaatkan sinar matahari sebagai cara alami.
Sinar ultraviolet berperan sebagai disinfektan alami yang dapat menghilangkan kelembapan sekaligus membunuh jamur. Cukup buka jendela dan geser tirai ke arah samping agar sinar matahari dapat masuk melewati saluran jendela. Lakukan metode ini secara rutin setiap pagi dan siang hari agar gorden tetap segar sepanjang hari.
(yoa/yoa)