Heboh Situs Jmail, Replika Gmail yang Bisa Bobol Email Jeffrey Epstein
Epstein Files atau Fail Epstein masih ramai dibicarakan publik. Dokumen yang menyeret nama sejumlah pesohor itu memmbuat geger publik.
Nama Elon Musk, Bill Gates, hingga Donald Trump muncul dalam Fail Epstein yang ada di arsip resmi pengadilan dari gugatan perdata tahun 2015 yang diajukan Virginia Giuffre terhadap Ghislaine Maxwell.
Maxwell merupakan mantan kekasih sekaligus orang kepercayaan Jeffrey yang divonis bersalah karena membantu memfasilitasi perdagangan seks anak di bawah umur.
Adapun pembukaan dokumen rahasia ini pada publik ini dilakukan oleh perintah Hakim Loretta Preska di New York. Publik akhirnya bisa melihat transkrip, surel, serta dokumen hukum lainnya yang memberikan kejelasan soal perdangangan seks yang dijalani Jeffrey Epstein.
Melalui konteks hukum, nama-nama dalam berkas Epstein ini memiliki kapasitas pelaku berbeda-beda dari saksi potensial, muncul karena berkomunikasi via surel atau terbang bersama.
Perilisan berkas ini memberikan dampak besar dalam 'menelanjangi' gaya hidup para elite global.
Di tengah maraknya akses ke dalam Epstein Files, muncul situs replika Gmail yang bernama Jmail.
Jmail ini membuat seolah pembaca masuk ke dalam surel milik Jeffrey Epstein. Platform ini dibuat sekelompok pengembang untuk memudahkan akses publik dalam mencari, membaca, dan menelusuri percakapan serta dokumen seolah-olah masuk ke akun email Jeffrey Epstein.
Mirip seperti Gmail, situs Jmail menyajikan folder seperti Kotak Masuk, Terkirim, dan fitur pencarian yang familiar, membuat siapa pun bisa melihat korespondensi Epstein dengan tokoh-tokoh berprofil tinggi dalam format yang lebih ramah pengguna.
Situs ini juga diperluas dengan klon lain seperti JDrive dan JPhotos untuk menjelajahi dokumen digital maupun foto dari arsip yang dirilis.
(dis/KHS)