Advertisement

Bukan Cuma Kontrasepsi, Ini Peran Kondom yang Bikin Pasangan Makin Lengket

Dini Astari | Insertlive
ilustrasi kondom
Bukan Cuma Pengaman, Ini Peran Kondom yang Bikin Pasangan Makin Lengket/Foto: Photo by Reproductive Health Supplies Coalition on Unsplash
Jakarta -

Kondom merupakan alat kontrasepsi berbentuk selubung tipis yang digunakan pada alat kelamin pria atau di dalam vagina (sebelum melakukan) hubungan seksual.

Di masyarakat, kondom lekat dikenal sebagai alat pencegah kehamilan dan menjadi penghalang fisik untuk mengurangi risiko penularan Infeksi Menular Seksual (IMS), seperti HIV/AIDS, sifilis, dan gonore.

Namun tak banyak yang menyadari, kondom juga digunakan sebagai alat eksplorasi bercinta bagi pasangan.

Dalam banyak hubungan jangka panjang, pasangan perlahan masuk ke rutinitas yang nyaman secara emosional, namun tanpa disadari bisa mengurangi rasa petualangan dan kegembiraan dalam keintiman.

Advertisement

Fenomena ini dikenal oleh psikolog sebagai relationship habituation. Bukan karena ketidakpuasan, melainkan karena terlalu terbiasa.

Studi sosiologis di Indonesia juga menunjukkan bahwa banyak pasangan mengalami perubahan kualitas dan frekuensi keintiman seiring waktu, yang berkaitan dengan pola komunikasi, tekanan aktivitas sehari-hari, serta kurangnya interaksi yang playful.

Untuk itu, eksplorasi dalam bercinta diperlukan bagi pasangan. Eksplorasi bisa dimulai dari momen sederhana sehari-hari, seperti membangun kedekatan saat mandi, mengubah rutinitas, hingga menambah keseruan lewat permainan pasangan.

"Kondom itu banyak dianggap hanya alat perlindungan, padahal itu bisa jadi alat eksplorasi, sex tools gitu ya yang bantu pasangan bisa mendapat sensasi-sensasi baru, kayak aroma, rasa, tekstur," kata Cut Vellayati, Head of Marketing DKT Indonesia, ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (2/2).

Eksplorasi sensori, dari tekstur, sensasi, hingga momen playful dengan makanan, diyakini dapat membantu pasangan kembali terhubung dengan cara yang ringan, menyenangkan, dan bermakna.

"Kita makhluk indera ya, kita punya indera perasa. Kadang kalau indera kita nggak distimulasi, kita tuh akan go with the flow aja. Tapi, kalau ada stimulasi indera, ada warna, ada rasa, ada tekstur, itu tuh bisa bikin awareness kita meningkat. Di momen itu kita lebih be there, enjoy the momennya itu dapat," tuturnya.

Sedangkan untuk momen memakai kondom untuk meningkatkan keintiman pasangan, Cut Vellayati menyebut bisa menggunakannya di hari-hari tertentu atau saat pasangan ingin sesuatu yang beda dari rasa, aroma, atau tekstur.

"Sebenarnya momen apa saja bisa, tergantung jenisnya. Apa sih yang kita cari. Kalau sensasinya mau aroma? Bisa strawberry atau bubblegum. Atau momennya mau Valentine atau biasa-biasa aja, itu bisa bikin jadi sesuatu yang beda aja," tutupnya.

(dia/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement