Advertisement

Benarkah Gerhana Matahari Cincin Berbahaya Bagi Ibu Hamil? Ini Fakta Medisnya

Insertlive | Insertlive
ilustrasi ibu hamil
Benarkah Gerhana Matahari Cincin Berbahaya Bagi Ibu Hamil? Ini Fakta Medisnya / Foto: iStock
Jakarta -

Fenomena gerhana matahari cincin kerap memicu rasa penasaran sekaligus kekhawatiran di tengah masyarakat.

Salah satu isu yang paling sering beredar adalah anggapan bahwa gerhana matahari berbahaya bagi ibu hamil dan dapat berdampak buruk pada janin dalam kandungan.

Kekhawatiran ini pun kembali mencuat setelah seorang warganet mempertanyakan kebenaran mitos yang selama ini beredar.

Lewat kolom tanya jawab kesehatan di akun alodokter, akun pengguna @nu***h mengaku sedang hamil dan merasa cemas mendengar berbagai larangan yang dikaitkan dengan gerhana matahari.

Advertisement

"Saya sedang hamil.. apakah ada pengaruh gerhana matahari dengan janin dalam kandungan saya dok? Mitos yang saya dengar katanya harus bersembunyi di bawah kolong atau di tempat yang gelap karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi perkembangan janin (Contohnya: akan menimbulkan tanda lahir di bagian tubuh bayi setelah lahir). Apakah itu benar?," tanya akun pengguna @nu***h.

Menanggapi pertanyaan tersebut, dokter yang bertugas, memberikan penjelasan tegas dari sudut pandang medis.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut.

"Tidak ada penelitian klinis yang menyatakan terdapat hubungan antara fenomena gerhana matahari dengan kesehatan janin dalam kandungan. Dengan kata lain dua kondisi diatas tidak saling mempengaruhi satu sama lain atau sekedar mitos, sehingga ibu hamil tidak perlu khawatir ketika terjadi fenomena gerhana matahari. Ibu hamil dapat beraktivitas seperti sedia kala dan gunakan pelindung mata ketika hendak melihat gerhana secara langsung," jawab dokter yang bertugas.

Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan berbagai mitos turun-temurun yang kerap dipercaya masyarakat.

Larangan bersembunyi di tempat gelap, berdiam di bawah kolong, hingga kekhawatiran munculnya tanda lahir pada bayi setelah lahir, semuanya tidak memiliki dasar medis.

Para ahli menekankan bahwa satu-satunya hal yang perlu diperhatikan saat gerhana matahari adalah keamanan mata.

Baik ibu hamil maupun masyarakat umum tetap disarankan menggunakan pelindung mata khusus jika ingin melihat gerhana secara langsung, demi menghindari kerusakan pada retina.

Dengan demikian, ibu hamil tidak perlu merasa cemas berlebihan saat fenomena gerhana matahari terjadi.

Selama tidak menatap matahari secara langsung tanpa pelindung, aktivitas sehari-hari dapat dilakukan seperti biasa.

(ikh/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement