Pandangan Agama hingga Medis soal Mitos Terapi Hujan untuk Promil
Musim hujan dikaitkan dengan mitos terapi dari air hujan yang kabarnya bisa membantu program hamil atau promil bagi pasangan suami istri yang menanti momongan.
Terapi ini dilakukan pasangan suami-istri dengan cara mandi air hujan bersama hingga meminumnya.
Kabarnya, terapi ini dilakukan untuk ikhtiar agar cepat hamil. Namun, dilihat dari berbagai sisi ada sejumlah pandangan soal mitos ini.
Segi Agama
Terapi hujan dari sisi agama tak bisa dijelaskan secara detail. Menurut ustazah Lailatis pada HaiBunda, terapi hujan untuk promil belum bisa dijelaskan karena belum menemukan penelitiannya.
"Saya pernah dengar tapi tidak pernah baca sama sekali hasil penelitiannya ada atau tidak," kata Lailatis.
Dari segi agama, prinsip kesembuhan itu datang dari Allah. Banyak cara untuk bisa sembuh tapi yang terbaik adalah tidak bertentangan dengan agama.
"Kalau dari agama prinsipnya kesembuhan itu dari Allah, dan wasilah atau cara mendapat kesembuhan itu ada banyak, asal tidak bertentangan dengan prinsip keesaan Allah, tidak menyekutukan Allah, dan tidak membahayakan," tuturnya.
Segi Medis
Secara medis, terapi hujan sebagai salah satu program kehamilan belum ada penelitiannya.
"Belum ada penelitian secara ilmiah," kata Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Valleria, SpOG.
"Mungkin bukan mandi air hujan ya, Bunda. Tapi, berdoa saat hujan turun, minta sama Allah SWT agar proses kehamilan dimudahkan. Waktu hujan turun adalah salah satu waktu mustajab," pungkasnya.
(dis)