Advertisement

5 Kebiasaan yang Dianggap Sopan tapi Dibenci HRD

Insertlive | Insertlive
Ilustrasi pekerjaan, lamar kerja,keterampilan, laptop
5 Kebiasaan yang Dianggap Sopan tapi Dibenci HRD / Foto: Freepik
Jakarta -

Pelamar kerja biasanya akan memberikan kesan terbaik di hadapan HRD ketika melamar kerja demi diterima di perusahaan.

Biasanya, para pelamar akan bersikap sopan serta ramah agar dinilai baik oleh HRD.

Namun, sikap tersebut nyatanya paling dibenci HRD. Melansir Readers Digest, berikut lima kebiasaan sopan yang dibenci HRD:

1. Kata Maaf

Sopan santun memang penting, tetapi sering mengucapkan kata 'maaf' dianggap memberikan kesan kurang percaya diri.

Advertisement

Terutama ketika mengatakan maaf saat mengungkapkan pendapat maupun kesalahan.

Padahal, HRD mencari seseorang yang mampu berdiri teguh dengan pendapatnya dan tidak terlalu ragu-ragu.

Daripada mengatakan 'maaf', lebih baik menunjukkan percaya diri dan kesanggupan menjelaskan pendapat serta keputusan yang dibuat.

2. Kontak Mata

Banyak yang masih merasa canggung ketika harus melakukan kontak mata dengan HRD.

Namun, hal ini justru membuat HRD meyakini kalau kamu tidak terbuka dan percaya diri.

3. Terlalu Percaya Diri

Usahakan untuk tidak terlalu fokus menceritakan diri sendiri ketika melakukan wawancara kerja.

HRD lebih suka bagaimana kamu bisa berkontribusi dalam tim atau perusahaan ketimbang mendengar prestasi pribadi yang terlalu berlebihan.

4. Pujian

Memberi pujian memang cara sopan, tapi terlalu sering membuat HRD tak nyaman. HRD akan berpikir bahwa kamu berusaha diterima dengan mulut manismu.

5. Menunggu

Menunggu persetujuan untuk bertanya atau berbicara di hadapan HRD dianggap kurang tegas.

HRD lebih menyukai orang yang mengambil inisiatif dan berkomunikasi baik selama wawancara.

(kpr/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement