Aurelie Moeremans Ungkap Ada Sosok yang Mengusik Usai Ungkap Child Grooming

kpr | Insertlive
Senin, 12 Jan 2026 17:45 WIB
Aurelie Moeremans Terima Banyak Dukungan dan Curhat usai Keluarkan Buku soal Trauma Masa Remaja Aurelie Moeremans Ungkap Ada Sosok yang Mengusik Usai Ungkap Child Grooming / Foto: Instagram @aurelie
Jakarta, Insertlive -

Aurelie Moeremans baru saja merilis buku hasil karyanya yang bertajuk Broken Strings. Buku tersebut berisi tentang kisahnya yang menjadi korban child grooming.

Melalui buku tersebut, Aurelie Moeremans menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban child grooming saat ia masih berusia 15 tahun. Pengalaman pahit itu diterima Aurelie dari pria yang usianya dua kali lebih tua darinya.

Usai buku bertajuk Broken Strings tersebut dirilis, Aureli dibanjiri ucapan selamat serta dukungan dari banyak orang. Bahkan, tak sedikit pula yang mengaku mengalami hal serupa dengan Aurelie Moeremans.

ADVERTISEMENT

Namun, di balik itu semua, Aurelie mengaku ada orang yang merasa tersinggung atas cerita yang dituangkannya ke dalam buku tersebut. Bahkan, orang tersebut mulai kembali mengganggu dirinya lagi.

"Aku nulis buku tentang pengalaman aku mengalami kekerasan saat umur 15 tahun. Niatnya sederhana, berbagi, tanpa sebut nama, tanpa serang siapa pun. Lucunya, ada yang merasa, lalu malah ganggu aku lagi. Padahal caranya... justru berisiko buat dirinya sendiri. Selama ini aku memilih diam, tapi diam itu pilihan, bukan kewajiban. Dan setiap pilihan punya batas," ungkap Aurelie Moeremans dalam kolom komentar unggahannya, dilihat, Senin (12/1).

[Gambas:Instagram]


Aurelie pun sadar betul dirinya akan menghadapi risiko usai merilis cerita tentang child grooming tersebut. Namun, Aurelie tak gentar menghadapi risiko tersebut, lantaran ia ingin membantu siapa saja yang menjadi korban child grooming.

"Ku sadar sejak awal bahwa ketika kita jujur, pasti akan ada reaksi yang beragam, tapi niat utamaku bukan untuk menyenangkan semua orang, melainkan untuk membantu mereka yang membutuhkan," ungkap Aurelie.

"Selama yang kutulis adalah kebenaran dan tujuannya baik, aku siap dengan risikonya. Fokusku tetap pada dampak positif yang bisa dihasilkan, bukan pada penolakan yang mungkin muncul," lanjutnya menegaskan.

Aurelie Moeremans juga mengaku awalnya dirinya merasa takut saat hendak mengungkapkan pengalaman pahitnya itu. Beruntungnya, usai buku tersebut dirilis, Aurelie melihat banyaknya respons positif dari banyak orang.

"Jujur, di awal aku sangat takut. Tapi setelah melihat bagaimana buku ini membantu begitu banyak perempuan muda dan juga orang tua, rasa takut itu berubah menjadi rasa syukur dan kebahagiaan yang besar," pungkasnya.

(kpr/and)
Tonton juga video berikut:

ARTIKEL TERKAIT

snap logo
SNAP! adalah kanal video vertikal yang menyajikan konten infotainment singkat, cepat, dan visual. SNAP! menghadirkan cuplikan selebriti, tren viral, hingga highlight interview.
LEBIH LANJUT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER