Beredar Video di Dalam Rantis Brimob Sebelum Lindas Ojol, Teriak 'Tabrak Saja'
Media sosial ramai membahas video seorang anggota kepolisian dari dalam kendaraan taktis atau rantis milik Brimob yang dituding sengaja menabrak Affan Kurniawan.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @aliansimahasiswapenggugat, terdengar satu dari tujuh polisi di mobil menyebut untuk menabrak para demonstran, termasuk ojol.
Video tersebut awalnya memperlihatkan situasi di dalam mobil Brimob yang menarik perhatian publik.
Terdengar suara klakson kencang yang sengaja dibunyikan ketika seorang anggota berteriak untuk menabrak.
"Tabrak saja," kata seorang anggota.
Unggahan tersebut menjadi viral hingga banjir komentar negatif.
"Udah jelas emng dari video. Harusnya jarak segitu masih terlihat dikit, terus itu mobil baja klw dibilang panik di dalam masa iya ? Emang kita Rakyat bawa Bazoka kok lu panik sampe harus nabrak rakyat," komentar warganet.
"Mulai sekarang, kalau ada yg bangga jadi Polisi, ketawain. Bilang, SERAGAM LO GW YG BELIIN," sindir warganet.
Video ini seolah menjadi bukti karena Kompol Anton Asrar, perwakilan Brimob mengatakan anggotanya tidak sengaja menabrak ojol.
"Kami minta maaf, itu merupakan ketidaksengajaan untuk kami," kata Anton.
Diketahui, dua pengemudi ojol dilindas oleh mobil rantis Brimob bernama Umar dan Affan.
Umar berhasil diselamatkan sementara Affan dinyatakan meninggal dunia.
Fakta dari Video Ini
Video ini sebenarnya klip lama dari demo sebelumnya. Saat itu video ini viral.
Namun video mobil rantis yang di dalamnya ada polisi menyebut 'tabrak saja' seperti menusuk luka baru saja yang dialami masyarakat akan tragedi Affan dan Umar.
(dis/agn)