Advertisement

Rismon Sianipar Akui Dapat Ancaman usai Ungkap Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso

NAP | Insertlive
Psikiater Forensik RSCM dr Natalia Widiasih Raharjanti bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016). Psikiater tersebut bersaksi untuk kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso.
Rismon Sianipar Akui Dapat Ancaman usai Ungkap Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso / Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Rismon Sianipar yang merupakan saksi ahli digital forensik dari pihak Jessica Wongso mengungkapkan isi hatinya setelah membeberkan soal rekayasa CCTV kasus pembunuhan Mirna Salihin.

Seperti yang diketahui, kasus pembunuhan terhadap Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso sampai saat ini masih menyisakan teka-teki dan tanda tanya.

Setelah perilisan dokumenter Netflix bertajuk Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso, berbagai fakta-fakta baru kini beredar luas.

Rismon mengakui secara blak-blakan bahwa hasil CCTV yang dijadikan sebagai alat bukti di persidangan adalah rekayasa.

Advertisement

Namun, Rismon Sianipar mengaku mendapatkan ancaman dari orang yang tidak disebutkan namanya, saat selesai bersaksi di persidangan.

"Pada saat persidangan itu, ya saya nggak bisa sebutkan namanya ya. Tapi saat di persidangan, di akhir itu ada orang seseorang yang menyalami saya yang nggak bisa saya sebut namanya, ada ancaman gitu kan," ungkap Rismon Sianipar dalam video yang beredar di TikTok.

"Ia mengatakan, ini tidak selesai di sini, kita akan selesaikan di luar pengadilan. Nah, itu ancaman itu saya pikir saya bilang silakan. Jadi, inilah memang perjuangan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan," terangnya.

Meskipun mendapat ancaman, Rismon Sianipar akan terus berupaya untuk memperjuangkan kebenaran tanpa harus dibungkam. Apapun risiko yang akan ia dapatkan nanti, ia akan menerimanya.

(nap/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement