Digugat Balik, Jessica Iskandar Siap Beberkan Bukti Kasus Penipuan

kpr | Insertlive
Senin, 19 Sep 2022 15:50 WIB
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag
Jakarta, Insertlive -

Jessica Iskandar digugat balik Steffanus Budianto alias Steven secara perdata. Hal itu usai Jessica Iskandar melayangkan laporan terhadap Steven ke Polda Metro Jaya atas kasus penipuan dan penggelapan.

Jessica Iskandar mengaku dirinya mengalami kerugian hingga Rp9,8 miliar dan kehilangan 11 unit mobilnya.

Sementara itu, Steven sempat buka suara terkait pengakuan istri Vincent Verhaag itu. Pihak Steven justru menanyakan maksud dari pengakuan Jessica Iskandar terkait 11 unit mobil yang hilang.


Roland E Potu, selaku kuasa hukum Jessica Iskandar pun buka suara terkait keraguan Steven soal 11 mobil yang hilang tersebut.

"Jadi berkaitan dengan kerugian tersebut sebenarnya sudah berulang kali itu sudah masuk dalam materi upaya hukum kami, sebagaimana dari laporan awal kami di Polda Metro sudah kami klasifikasi kerugian-kerugian tersebut," jelas Roland E Potu, kuasa hukum Jessica Iskandar saat jumpa pers secara virtual.

"Kami meyakini penyidik juga akan melihat fakta hukum yang ada, satu akan berbicara apakah kerugian tersebut faktual? Apakah terkait dugaan tersebut terpenuhi unsur-unsurnya? Kami meyakini begitu," sambungnya.

Sementara itu, disinggung soal pihak Steven melayangkan gugatan balik terhadap Jessica Iskandar, Vincent Verhaag menyebut hal itu merupakan hal setiap warga negara. Namun, Vincent Verhaag dengan tegas menyebut pihaknya sudah memiliki bukti yang kuat terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut.

"Dia berhak menanggapinya. Dia berhak melawan. Yang berlaku di sini kan bukti yang berlaku di buku hukum. Nggak apa-apa kita santai. Dia kan advokat juga berhak membela kliennya," tutur Vincent Verhaag.

"Itu akan dibuktikan," tegas Jessica Iskandar.

Roland sebagai kuasa hukum menegaskan pihaknya siap mempertanggungjawabkan gugatannya. Mereka pun siap untuk mengungkapkan semua bukti atas apa yang telah mereka laporkan.

"Masalah klasifikasi kerugian itu sebagaimana kita buat laporan itu akan jadi materi bagi penyidik. Ketika kita melapor, kita akan buktikan. Karena yang kita laporkan ini adalah fakta hukum, fakta peristiwa, bukan kita asumsi. Apabila kita mendalilkan kita harus berani membuktikan," pungkas Roland.

(kpr/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER