Cucu Demam Korea, Megawati Rela Nonton Drakor hingga BTS

INSERTLIVE | Insertlive
Kamis, 12 May 2022 19:20 WIB
Megawati
Jakarta, Insertlive -

Megawati Soekarnoputri berbicara soal demam Korea yang telah mendunia.

Hal itu diakuinya sebagai salah satu aktivitas yang dilakukannya agar tak ketinggalan saat mengobrol dengan para cucunya.

Bahkan, Megawati rela menonton para idol K-Pop, terutama BTS karena menjadi idola sang cucu.


Pernyataan itu diungkap oleh Megawati saat memberikan sambutannya di acara penganugerahan gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), yang disiarkan pada YouTube PDIP, Rabu (11/5).

"Saya punya pengalaman sendiri soal K-Pop. Saya nenek punya tujuh cucu. Cucu saya sangat gemar BTS, pas saya tanya kenapa, kata mereka tampilannya luar biasa," kata Megawati.

"Saya sebagai seorang nenek tak mau ketinggalan. Jadi saya tonton itu," sambungnya.

BTSBTS/ Foto: Facebook/BTS

Tak hanya menonton BTS, Megawati juga rela menghabiskan waktunya untuk mengikuti drama Korea agar bisa nyambung saat berdialog bersama ketujuh cucunya.

"Saya ikuti yang namanya K-Pop, drama Korea dengan BTS-nya saya tonton, supaya saya bisa berdialog dengan cucu-cucu saya sebagai bagian dari generasi muda bangsa Indonesia," imbuh Ketua Umum PDIP tersebut.

Tak hanya bercerita soal K-Pop, Megawati juga ikut mengusulkan ide terkait masakan khas antara Korea Selatan dan Indonesia sebagai bagian dari hubungan persahabatan.

"Demikian pula soal hal makanan. Tadi, ketika saya bertemu dengan Bapak Presiden Yoon, saya mengusulkan bahwa di dalam hubungan persahabatan Indonesia-Korea harus ditampilkan juga culinary, masakan-masakan," tuturnya.

"Karena dengan masakan akan mendatangkan persahabatan. Di Indonesia, kurang lebih 25 ribu orang Korea tinggal di Indonesia sehingga orang Indonesia sudah tidak asing dengan kimchi," lanjutnya.

Ketum PDIP Megawati SoekarnoputriKetum PDIP Megawati Soekarnoputri/ Foto: Dok. Istimewa PDIP via detikcom.

Megawati juga menyebutkan bahwa kebudayaan bangsa Korea yang kuat dalam kancah dunia Internasional menjadi modal penting untuk mendorong perdamaian dunia.

"Dengan diterimanya secara luas kebudayaan Korea, baik tradisional maupun modern, hal tersebut menunjukkan bagaimana jati diri kebudayaan menjadi karakter bangsa Korea. Kuatnya identitas kebudayaan bangsa Korea tersebut, menurut saya, akan menjadi modal penting di dalam mendorong perdamaian dunia, termasuk di Semenanjung Korea," bebernya, dikutip dari detikcom.

"Hal ini selalu menjadi perhatian saya. Saya berkomitmen untuk menggunakan pikiran dan energi terbaik yang saya miliki bagi terwujudnya perdamaian di Korea," pungkasnya.

(dis/and)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER