Pesugihan Modern, Spirit Doll Gantikan Jenglot & Jelangkung demi Cuan

INSERTLIVE | Insertlive
Senin, 10 Jan 2022 14:36 WIB
Fenomena selebritis adopsi spirit doll
Jakarta, Insertlive -

Fenomena adopsi spirit doll atau boneka arwah tengah marak menjadi tren mengerikan dan menghebohkan di kalangan masyarakat.

Hal tersebut berawal setelah Ivan Gunawan mengumumkan kelahiran 'anak' laki-laki melalui laman Instagram yang ternyata hanya sebuah boneka yang dipesannya langsung dari Rusia, tapi bukan sebuah spirit doll.

Namun, boneka yang dimiliki oleh Roy Kiyoshi dan Lucinta Luna disebut-sebut menyimpan arwah di dalamnya.


Nyatanya, tren mengadopsi boneka membuat heboh hingga muncul pernyataan dari Five Vi yang menyebut spirit doll adalah haram hukumnya.

Apalagi banyak kisah-kisah mistis yang beredar bahwa spirit doll atau boneka arwah bisa menjadi jalan pintas menjadi kaya raya untuk si pemiliknya, sama seperti Jengglot atau Jelangkung.

Terkini, laman media sosial kembali heboh dengan cuplikan video TikTok yang diunggah pada akun Twitter @amaaisan.

Dalam video tersebut, terlihat seseorang memberikan dua botol coca cola di hadapan kedua buah boneka.

Secara tiba-tiba air dalam coca cola itu langsung muncrat seolah tengah diminum oleh kedua boneka tersebut.

"Minumnya pada bar-bar habis main di luar," tulis pesan dalam video TikTok tersebut.

Warganet pun langsung menyerbu unggahan tersebut.

"Jengglot versi modern," kata akun @aul***.

"Anjir, orang2 jaman sekarang banyak yg goblok. Para Jin pasti tertawa bangga melihat kelakuan manusia2 model gini," sambung akun @lea***.

Namun, penjelasan soal muncratnya air soda tersebut nyatanya bukanlah hal mistis.

"CO2 (karbondioksida) dalam botol soda berusaha untuk keluar dari botol menuju udara, menimbulkan tekanan dari dalam botol yang menyebabkan air soda ikut terdorong keluar melalui sedotan, menuju keadaan setimbang," kata Rina Kamila peneliti ahli pertama di bidang sains material Badan Tenaga Nuklir, dikutip dari detikcom.

"Andai minuman bersoda tersebut dibuka lama terlebih dahulu hingga karbonnya menghilang, dengan kata lain air soda tidak lagi bertekanan tinggi, maka kejadian serupa mungkin tidak akan terjadi," tandasnya.

(dis)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER