Haram, Ustaz Sofyan Sebut Muslim Dianggap Murtad Wisata ke Borobudur

kpr - INSERTLIVE
Senin, 13 Sep 2021 18:30 WIB
Candi Borobudur
Jakarta, Insertlive -

Video Ustaz Sofyan Chalid yang menyebut berkunjung ke Candi Borobudur haram bagi umat muslim kembali viral di media sosial.

Dalam video yang awalnya beredar pada tahun 2018 itu, Ustaz Sofyan mengatakan berwisata ke Candi Borobudur sama halnya dengan persetujuan terhadap peribadatan yang dilakukan oleh penganut agama nonmuslim.

Ustaz Sofyan tampak membaca pertanyaan dari seseorang yang mempertanyakan mengenai hukum umat Muslim pergi ke tempat ibadah agama lain.

"Hukumnya haram karena itu termasuk ke persetujuan kepada peribadahan mereka. Makanya kita tidak boleh duduk-duduk bersama mereka," ucap Ustaz Sofyan.

"Karena dalam firman Allah mengatakan kalau kamu duduk bersama mereka, maka seperti mereka. Sebab hadirnya kita di situ otomatis kita meyakini kepercayaan mereka," tambahnya.

Ustaz Sofyan mengatakan bahwa kehadiran umat Muslim di Candi Borobudur merupakan bentuk persetujuan meskipun dalam hati menolak atau tidak setuju dengan keberadaan kaum kafir.

"Hadirnya kita di situ artinya persetujuan terhadap dia, kalau kita hadir di tempat peribadatan orang kafir sama saja berarti setuju dengan mereka walaupun hati kita nggak setuju tapi kehadiran kita adalah persetujuan itu sendiri. Kita nggak boleh hadir ke situ kecuali untuk satu tujuan, mau membubarkan orang yang beribadah selain kepada Allah," tegasnya.


Sontak saja unggahan video tersebut memancing reaksi warganet. Tak sedikit dari warganet yang mengecam dan tak sejalan dengan pendapat Ustaz Sofyan tersebut.

"Islam semakin primitif karena banyak Ustaz" begini, sempit pikirannya," ucap akun @Donz**.

"Gemes kalau liat ceramah model kaya gini," cetus akun @Dunia**.

"Kalau ceramah pakai youtube pakai produk orang non muslim haram.. Ceramah dengan logika yang pendek, saya sebagai umat Islam malu dengan pemikiran seperti ini," ungkap akun @Yusnu**.

"Alah, apa-apa semua haram, musik haram, ente minum aqua juga haram soalnya itu kan produk kafir," sahut akun @Arsy**.

"Membubarkan agama yang selain Allah, terus gunanya ada ayat 'bagimu agamamu, bagiku agamaku' itu untuk apa?," timpal kun @Ach**.


(kpr/syf)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER