In-Depth InsertLive

Demi Kesembuhan Anak, Javier Justin & Istri Rela Rogoh Kocek Fantastis

DIS - INSERTLIVE
Sabtu, 11 Sep 2021 19:00 WIB
Cara Javier Justin Bangkit dari Keterpurukan Usai Tahu Kondisi Anak
Jakarta, Insertlive -

Javier Justin membagikan cerita tentang putri pertamanya Shannuel Favory Justin (Shane) yang mengidap penyakit langka brain atrophy atau kelumpuhan otak.

"Waktu Tiffany kontraksi aku terus rekam biar jadi memori indah terus pas keluar, baby nggak nangis jadi harus dimasukkan nicu pompa jantung. Aku putus asa. Keliatan dia agak membiru dan lemas sampai aku panik dan pasrah," kata Javier pada tim Insert Investigasi.

"Usia 1-2 hari, Shane ini harus dikasih obat bius biar tidur untuk MRI. Kita sedih kita bawa pulang dan usia 7 bulan kita cari-cari ternyata itu brain atrophy. Rasanya nightmare banget," sambungnya.


Walau sempat kecewa, Javier dan sang istri berusaha sama-sama menguatkan diri sembari menyerahkan pada Tuhan atas kenikmatan yang diberikan.

"Kami berdua sempat kecewa sempat denial tapi nggak akan merubah keadaan dan kamu terus mengucap rasa syukur sama Tuhan. Intinya kami nggak malu sama keadaan Shane dan hanya fokus ke dia, kalau dia kecapekan itu dia bisa kejang karena ada beberapa ribu sel di otaknya yang mati," bebernya.

Demi membahagiakan sang putri, Javier rela membeli alat bantu jalan untuk Shane yang tak dijual di Indonesia seharga Rp60 juta hingga Rp70 juta.

"Alatnya itu minimal Rp60 juta sampai Rp70 juta jadi ya daddy harus kerja keras terus. Ini namanya walker tapi nggak ada di Indonesia jadi belinya memang di luar ini biar menopang badannya dia biar nggak jatuh atau sakit," terang Javier.

Biaya tak sedikit pun harus dikocek oleh Javier dan sang istri hingga keduanya pernah tak memiliki uang sama sekali bahkan untuk bayar parkir di pusat perbelanjaan.

"Pernah Rp2 ribu perak kita nggak punya, mau makan aja bingung karena treatment Shane mahal. Setiap kali ke dokter sebulan gaji abis, syok tapi nikmati aja yang ada. Kami yakin sembuh itu berawal dari keinginan. Intinya kami hanya ingin Shane tumbuh menjadi anak yang takut dengan Tuhannya," pungkas Javier.

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER